BANDA ACEH — Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mendorong para ayah untuk berperan aktif mengantar anak ke sekolah pada hari pertama. Langkah ini dinilai penting untuk menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan sekaligus menciptakan kenangan manis bagi anak-anak.
“Kami mengajak para ayah untuk mengantar anak-anaknya ke sekolah pada hari pertama, ini akan menjadi kenangan bagi mereka untuk menunjukkan kepedulian orang tua terhadap pendidikan anak,” kata Illiza di Banda Aceh, Senin.
Pernyataan itu disampaikan saat Illiza memantau hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di SD Negeri 27 Banda Aceh. Ia menekankan bahwa hari pertama sekolah adalah momen krusial bagi anak-anak.
Tak Ada Siswa Menangis di Hari Pertama
Illiza mengaku senang melihat para siswa baru datang dengan penuh semangat. Tidak ada satu pun anak yang menangis, baik dari jenjang TK maupun kelas satu SD. Sebaliknya, mereka terlihat optimis dan mandiri.
“Alhamdulillah tidak ada yang menangis, baik anak TK maupun siswa kelas satu SD. Mereka terlihat optimis dan mandiri. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk mewujudkan generasi emas 2045,” ujar Illiza.
SD Negeri 27 Banda Aceh Siapkan MPLS Matang
Kepala SD Negeri 27 Banda Aceh Siti Amra mengatakan sekolahnya menerima 64 siswa baru yang terbagi dalam dua rombongan belajar, masing-masing berisi 32 siswa. Pada hari pertama MPLS, kegiatan diawali dengan penyambutan siswa baru, dilanjutkan pengenalan guru, tenaga pendidik, dan sesama siswa agar mereka cepat beradaptasi.
Siti Amra menyampaikan seluruh persiapan MPLS sudah dilakukan jauh-jauh hari, mulai dari administrasi hingga kesiapan lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga mendapat pemantauan dari Dinas Pendidikan Banda Aceh.
“MPLS ini bukan hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi guru juga dapat mengenal potensi siswa, sehingga kegiatan belajar mengajar ke depan bisa berjalan lancar,” pungkas Siti Amra.