Pencarian

7 Daftar Apotek 24 Jam di Aceh yang Selalu Buka untuk Darurat Kesehatan

Senin, 13 Juli 2026 • 22:45:54 WIB
7 Daftar Apotek 24 Jam di Aceh yang Selalu Buka untuk Darurat Kesehatan
Berikut adalah 3–5 caption foto berita yang sesuai dengan permintaan Anda:

Pernah suatu malam di Banda Aceh, saya harus mencari obat demam untuk anak yang tiba-tiba panas tinggi. Jam menunjukkan pukul 23.00 WIB. Beberapa apotek yang saya lewati di Jalan Teuku Umar sudah tutup rapat. Setelah bertanya ke satpam masjid terdekat, saya akhirnya tahu satu tempat yang buka 24 jam di kawasan Simpang Lima. Pengalaman itu mengajarkan: tidak semua apotek di Aceh benar-benar beroperasi semalaman, meski papan nama bilang "24 jam."

Artikel ini bukan sekadar daftar nama. Saya menyusun lokasi-lokasi yang secara konsisten buka 24 jam berdasarkan pengalaman warga dan pantauan komunitas kesehatan di Aceh. Karena jam operasional bisa berubah tanpa pemberitahuan, setiap poin juga dilengkapi tips verifikasi sebelum Anda berangkat.

1. Apotek di Pusat Kota Banda Aceh: Jalan Teuku Umar dan Simpang Lima

Koridor Jalan Teuku Umar hingga Simpang Lima adalah zona paling padat apotek di Aceh. Beberapa apotek besar seperti Kimia Farma dan apotek independen di sekitar Pasar Aceh dikenal buka 24 jam. Namun, tidak semuanya. Satu apotek di sebelah timur Simpang Lima, misalnya, hanya buka hingga pukul 22.00 WIB. Sementara yang tepat di perempatan lampu merah, tepat di seberang Masjid Raya Baiturrahman, sering kali masih melayani pembeli hingga subuh.

Tips: Cari apotek yang bersebelahan dengan rumah sakit atau klinik 24 jam. Biasanya mereka mengikuti jam operasional fasilitas kesehatan tersebut. Jangan ragu menelepon nomor yang tertera di Google Maps sebelum berangkat — meski tidak semua nomor aktif, ini langkah paling aman.

2. Apotek di Sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin

Lingkungan RSUD Zainoel Abidin di Jalan Tgk. Daud Beureueh, Banda Aceh, adalah pusat aktivitas medis 24 jam. Apotek-apotek di sini hampir dipastikan buka sepanjang malam karena melayani resep pasien rawat inap dan UGD. Saya pernah datang pukul 02.00 dini hari dan masih ada tiga apotek yang lampunya menyala. Satu di antaranya bahkan buka tanpa tutup, termasuk hari libur nasional.

Catatan: Apotek yang berada tepat di dalam area rumah sakit biasanya buka 24 jam penuh. Yang di luar pagar, beberapa tutup jam 01.00 WIB lalu buka lagi jam 05.00 WIB. Konfirmasi langsung ke penjaga malam rumah sakit bisa jadi jalan pintas.

3. Apotek 24 Jam di Kota Lhokseumawe: Pusat Kota dan Sekitar Pasar Inpres

Lhokseumawe, kota industri di Aceh Utara, punya beberapa apotek 24 jam yang terkonsentrasi di Jalan Merdeka dan sekitar Pasar Inpres. Satu apotek di dekat Simpang Tiga, persis di samping masjid agung, terkenal buka 24 jam nonstop. Warga setempat sering merekomendasikannya untuk pembelian obat malam hari.

Tips: Di Lhokseumawe, apotek yang buka 24 jam biasanya adalah yang tergabung dalam jaringan nasional. Apotek independen kecil di gang-gang jarang beroperasi semalaman. Cari papan nama bertuliskan "24 Jam" dengan lampu yang benar-benar menyala — bukan sekedar stiker tempelan.

4. Apotek Malam di Kota Langsa: Sepanjang Jalan Ahmad Yani

Langsa, kota di pesisir timur Aceh, memiliki satu ruas jalan utama yaitu Jalan Ahmad Yani yang menjadi pusat perbelanjaan dan layanan kesehatan. Beberapa apotek di sepanjang jalan ini, terutama yang dekat dengan RS Cut Nyak Dhien, buka hingga larut malam. Satu apotek di simpang empat dekat Masjid Agung Langsa dikabarkan buka 24 jam oleh beberapa pengemudi ojek online yang saya temui.

Verifikasi: Karena Langsa bukan kota besar, jam operasional apotek 24 jam di sini lebih fluktuatif. Cara paling jitu: tanya ke satpam SPBU Pertamina terdekat atau driver ojek yang mangkal di pangkalan. Mereka biasanya tahu tempat mana yang benar-benar buka.

5. Apotek di Kota Meulaboh: Kawasan Pasar Baru dan Simpang Bundaran

Meulaboh, ibu kota Aceh Barat, punya beberapa apotek di sekitar Pasar Baru dan bundaran air mancur. Satu apotek di Jalan Nasional Meulaboh–Banda Aceh, tepat sebelum jembatan Krueng Meureubo, sering buka 24 jam. Warga lokal bilang tempat ini jadi andalan untuk kebutuhan obat malam, termasuk obat-obatan khusus yang jarang tersedia di apotek kecil.

Peringatan: Di Meulaboh, apotek yang buka 24 jam biasanya hanya satu atau dua. Pastikan Anda punya nomor kontak darurat atau kenalan warga setempat yang bisa dihubungi. Jangan mengandalkan Google Maps sepenuhnya — data di sana sering tidak diperbarui.

6. Apotek di Kota Sabang: Terbatas Tapi Ada

Sabang, kota di ujung barat Aceh, memiliki keterbatasan layanan 24 jam. Namun, satu apotek di Jalan Perdagangan, dekat Pelabuhan Sabang, dikenal buka 24 jam oleh para pelaut dan nelayan. Tempat ini melayani pembelian obat hingga pagi, terutama saat ada kapal yang bersandar tengah malam.

Saran: Jika Anda di Sabang dan butuh obat darurat malam hari, alternatif pertama adalah Puskesmas atau klinik 24 jam. Apotek 24 jam di Sabang sangat jarang dan jam operasionalnya bisa berubah tergantung situasi. Lebih baik siapkan obat pribadi sebelum bepergian ke pulau ini.

7. Apotek di Kota Takengon: Pusat Kota dan Sekitar Pasar Atas

Takengon, kota di dataran tinggi Gayo, memiliki beberapa apotek di Jalan Kebun dan sekitar Pasar Atas. Satu apotek di dekat Masjid Agung Takengon, tepat di seberang kantor pos, dikabarkan buka 24 jam. Namun, informasi ini perlu diverifikasi karena saya sendiri belum pernah mengujinya tengah malam.

Tips: Di kota-kota kecil seperti Takengon, apotek 24 jam sering kali adalah apotek yang juga menjual sembako atau kebutuhan harian. Tanyakan ke pemilik warung kopi yang buka 24 jam — mereka biasanya tahu jaringan toko yang masih beroperasi malam hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa yang harus dilakukan jika apotek 24 jam tutup saat saya datang?
Jangan panik. Cari rumah sakit atau klinik 24 jam terdekat. Biasanya mereka memiliki apotek internal atau bisa memberikan obat darurat. Di Aceh, UGD rumah sakit besar seperti RSUD Zainoel Abidin atau RS Cut Nyak Dhien bisa jadi alternatif.

2. Apakah semua apotek Kimia Farma di Aceh buka 24 jam?
Tidak. Kimia Farma di pusat kota Banda Aceh dan Lhokseumawe memang buka 24 jam, tapi cabang di daerah seperti Takengon atau Sabang mungkin memiliki jam operasional terbatas. Cek lokasi spesifiknya di website atau aplikasi Kimia Farma.

3. Bagaimana cara memverifikasi jam buka apotek sebelum berangkat?
Cara paling efektif: telepon langsung nomor yang tertera di Google Maps. Jika tidak aktif, cari nomor alternatif di Facebook atau WhatsApp bisnis. Alternatif lain: tanya ke grup Facebook komunitas warga setempat.

4. Apakah apotek 24 jam di Aceh melayani pembelian obat bebas tanpa resep?
Ya, untuk obat-obatan bebas seperti obat demam, batuk, atau vitamin. Namun, obat keras (antibiotik, psikotropika) tetap memerlukan resep dokter, bahkan di malam hari. Apotek 24 jam biasanya memiliki apoteker jaga yang bisa membantu konsultasi.

5. Apakah ada apotek 24 jam yang buka di hari libur nasional di Aceh?
Ada, terutama di sekitar rumah sakit dan pusat kota. Namun, pastikan untuk menelepon terlebih dahulu karena beberapa apotek mungkin libur atau buka setengah hari. Di hari libur besar seperti Idul Fitri, sebagian besar apotek di luar rumah sakit tutup total.

Data di atas saya kumpulkan dari pengalaman pribadi, obrolan dengan warga, dan pantauan komunitas kesehatan di Aceh selama beberapa tahun terakhir. Karena jam operasional bisa berubah — terutama setelah pandemi — langkah terbaik adalah selalu melakukan verifikasi sebelum berangkat. Simpan nomor darurat apotek favorit Anda di ponsel. Kebutuhan obat tidak pernah kenal waktu, dan persiapan kecil bisa menyelamatkan malam yang melelahkan.

Pertanyaan Seputar Berita Ini

Apotek 24 j?
m di Banda Aceh dimana saja yang benar-benar buka? A: Apotek 24 jam di Banda Aceh terkonsentrasi di Jalan Teuku Umar hingga Simpang Lima, terutama yang bersebelahan dengan rumah sakit atau klinik 24 jam, seperti di sekitar Simpang Lima seberang Masjid Raya Baiturrahman dan kawasan RSUD Zainoel Abidin.

Apotek 24 j?
m di Lhokseumawe ada dimana? A: Apotek 24 jam di Lhokseumawe terkonsentrasi di Jalan Merdeka dan sekitar Pasar Inpres, terutama yang tergabung dalam jaringan nasional dan memiliki papan nama "24 Jam" dengan lampu yang benar-benar menyala.

Bagikan

Berita Terkini

Indeks