IDI RAYEUK — Kasat Lantas Polres Aceh Timur AKP Aditya Hadmanto bersama personelnya turun langsung memberikan pemahaman tentang aturan berkendara kepada para pelajar baru. Sosialisasi ini diikuti oleh dewan guru dan seluruh peserta didik baru MAN IC.
Materi Edukasi: Dari Helm SNI hingga Bahaya Melawan Arus
Dalam sesi tersebut, para siswa dibekali pengetahuan tentang kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas. Mereka juga diedukasi mengenai kewajiban menggunakan helm berstandar SNI dan pemakaian sabuk pengaman saat berkendara.
Personel Satlantas turut menyoroti larangan menggunakan telepon genggam saat mengemudi. Materi lain yang disampaikan mencakup bahaya melawan arus dan mengemudi melebihi batas kecepatan yang menjadi faktor utama kecelakaan di kalangan remaja.
Disiplin Berlalu Lintas sebagai Bagian dari Karakter
AKP Aditya Hadmanto menekankan bahwa disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, pelajar memiliki peran penting sebagai pelopor keselamatan yang bisa menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
"Keselamatan di jalan bukan hanya soal mematuhi aturan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya," tegasnya. Ia menambahkan, kesadaran ini perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar menjadi kebiasaan.
Target: Menekan Angka Pelanggaran dan Kecelakaan Pelajar
Melalui kegiatan MATAMUDA ini, para siswa diharapkan tidak sekadar memahami tata cara berkendara yang aman. Mereka juga didorong memiliki komitmen menjadi pelopor tertib berlalu lintas di lingkungan masing-masing.
Satlantas Polres Aceh Timur menargetkan edukasi serupa dapat membantu menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan yang melibatkan pelajar. Sosialisasi ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dengan MAN Insan Cendekia dalam membina generasi muda yang disiplin dan berkarakter.