JAKARTA — Ratusan warga pemulung di tepian Jalan TPA, Tanjung Barat, Jakarta Selatan, menerima layanan kesehatan dan paket sembako dari Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh–Jakarta Raya. Bakti sosial ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026).
Ketua Umum IMPAS Aceh–Jakarta Raya, Agussalim, menyebut kegiatan ini adalah bentuk kontribusi nyata mahasiswa di tengah masyarakat, bukan sekadar seremonial kemerdekaan.
“Mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki peran sosial untuk berkontribusi dan hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat secara langsung, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan dan sosial,” ujar Agussalim.
Layanan Kesehatan dari Dokter Umum untuk Warga Pemulung
Pemeriksaan kesehatan gratis melibatkan tim medis dari Perkumpulan Dokter Umum Indonesia (PDUI). Koordinator tim medis, dr. Muh Izzulhaq, memimpin pelayanan bersama dr. Fadel Muhammad, dr. Muh Fikri, dr. Alfiyah Rana, serta Herri selaku perawat.
Layanan ini menyasar warga yang sehari-hari bekerja di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kesehatan di tengah aktivitas yang menuntut kebugaran fisik.
Edukasi PHBS dan Alat Tulis untuk Anak-Anak Usia Dini
Rangkaian kegiatan juga menyentuh kelompok anak-anak. Di Mushola Al Barakah, panitia menggelar sosialisasi ramah lingkungan dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada anak-anak usia dini.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari. Selain edukasi, panitia membagikan alat tulis sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak-anak di kawasan tersebut.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa menjaga kebersihan diri dan lingkungan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Dari kebiasaan sederhana inilah diharapkan lahir generasi yang lebih sehat dan peduli terhadap lingkungan,” kata Ketua Panitia, Rahmatun Fhonna.
Kolaborasi Lintas Organisasi dan Harapan Keberlanjutan
Kegiatan ini tidak digelar sendiri oleh IMPAS. Sejumlah organisasi turut berkolaborasi, di antaranya Perempuan Merdeka Indonesia, Tani Merdeka Indonesia, Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).
Rahmatun berharap bakti sosial ini tidak berhenti sebagai acara tahunan. Ia menekankan pentingnya menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kondisi sosial masyarakat secara berkelanjutan.
“Dalam kegiatan ini kami membagikan paket sembako kepada warga, memberikan alat tulis kepada anak-anak, mengadakan edukasi ramah lingkungan dan pola hidup bersih dan sehat, serta menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dengan dukungan tim medis,” jelasnya.
Melalui aksi ini, IMPAS Aceh–Jakarta Raya ingin menghadirkan semangat gotong royong dan persatuan di tengah perayaan kemerdekaan. Kontribusi mahasiswa Aceh di ibu kota ini diharapkan memberi dampak langsung bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.