Harga Daging Sapi di Banda Aceh dan Aceh Besar Diprediksi Tembus Rp200 Ribu per Kg Jelang Hari Besar, Pedagang Sebut Pasokan Mulai Terbatas

Penulis: Saiful  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54:13 WIB
Harga daging sapi di Banda Aceh dan Aceh Besar naik hingga Rp170 ribu per kilogram menjelang hari besar.

BANDA ACEH — Lonjakan harga daging sapi di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar mulai terasa dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan pantauan pedagang di pasar tradisional, harga saat ini sudah mencapai Rp160 ribu hingga Rp170 ribu per kilogram. Angka ini naik signifikan dari posisi Desember lalu yang masih Rp140 ribu per kilogram.

Ketua Pedagang Daging Pasar Lamdingin, Herlin Fuadi, memprediksi tren kenaikan masih akan berlanjut. “Kalau Desember masih sekitar Rp140 ribu per kilo. Sekarang sudah Rp160 ribu sampai Rp170 ribu. Biasanya kalau mendekati hari besar bisa naik lagi sampai Rp180 ribu bahkan Rp200 ribu per kilo,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Pasokan Sapi Menyusut, Permintaan Melonjak

Herlin menjelaskan, pola kenaikan ini hampir selalu terjadi menjelang perayaan hari besar keagamaan. Stok daging di tingkat pedagang lebih cepat habis karena permintaan masyarakat yang meningkat tajam. Sementara itu, pasokan dari peternak dan distributor tidak stabil.

“Kalau stok sedikit sementara permintaan naik, otomatis harga ikut naik. Pedagang juga menyesuaikan dengan harga dari pemasok,” lanjutnya.

Dua Faktor Tambahan: Harga BBM Naik dan Rupiah Melemah

Selain faktor permintaan, mahalnya harga daging juga dipengaruhi kenaikan biaya distribusi. Herlin menyebutkan, harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus naik mendongkrak ongkos angkut sapi dari peternak ke pasar. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing juga berdampak langsung pada harga sapi impor.

“Karena ada beberapa jenis sapi yang dipasok dari luar negeri, jadi ketika rupiah melemah harga ikut naik. Ongkos distribusi juga bertambah karena BBM naik,” katanya.

Keluhan Warga: Pengeluaran Rumah Tangga Membengkak

Kenaikan harga ini mulai dikeluhkan warga, terutama ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil. Seorang warga Banda Aceh mengaku pengeluaran rumah tangganya membengkak dalam beberapa pekan terakhir. “Kalau terus naik tentu cukup berat bagi masyarakat. Apalagi menjelang hari besar biasanya kebutuhan juga semakin banyak,” ujarnya.

Para pedagang berharap pasokan dari distributor tetap lancar agar lonjakan harga tidak semakin parah saat puncak perayaan hari besar. Pemerintah daerah pun didesak untuk memantau pasar secara rutin guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok daging tetap aman bagi masyarakat.

Reporter: Saiful
Sumber: beritarakyataceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top