BSI Salurkan 24.053 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, 37 Peternak Lokal di Aceh hingga NTT Dilibatkan

Penulis: Ragil  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50:01 WIB
BSI menyalurkan 24.053 hewan kurban ke seluruh Indonesia dengan melibatkan 37 peternak lokal.

JAKARTA — Jumlah hewan kurban yang disalurkan BSI tahun ini melonjak 57 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 15.272 ekor. Dari total 24.053 ekor, rinciannya sekitar 1.000 ekor sapi dan 23.000 ekor kambing.

Peternak Lokal di Aceh hingga NTT Jadi Pemasok Utama

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menegaskan program kurban tahun ini dirancang untuk memberikan dampak ekonomi berantai bagi sektor UMKM. BSI melibatkan langsung 37 peternak lokal, di mana 19 di antaranya merupakan UMKM dan desa binaan BSI.

Peternak tersebut tersebar di wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Jawa, Sulawesi Selatan, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara. "Kami hendak memastikan ekonomi kerakyatan tumbuh dari hulu ke hilir dengan memberikan peternak binaan kepastian pasar dan stok hewan yang terjaga kualitasnya," ujar Anggoro dalam kegiatan simbolis penyaluran di Jakarta, Selasa.

Daging Kurban Dikemas Besek Bambu, Lebih Awet dan Ramah Lingkungan

BSI juga mengimplementasikan distribusi hewan kurban ramah lingkungan dengan menggunakan besek bambu sebagai kemasan. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kelestarian lingkungan.

"Besek ini juga sangat baik untuk menjadi tempat daging kurban karena bisa lebih awet karena tidak tertutup rapat," kata Anggoro. Daging kurban akan didistribusikan ke lebih dari 600 ribu kantong yang dialokasikan bagi masyarakat dhuafa, wilayah terdampak bencana, serta pesantren.

Jaminan Kesehatan Hewan: Bersertifikat dari RPH dan Dinas Peternakan

BSI menjamin seluruh hewan kurban yang disalurkan dalam kondisi sehat dan prima. Setiap hewan telah mengantongi sertifikat kelulusan uji klinis dari Rumah Potong Hewan (RPH) dan Dinas Peternakan setempat.

Program kurban ini menjadi salah satu agenda tahunan BSI yang tidak hanya fokus pada ibadah, tetapi juga penguatan ekosistem UMKM peternakan di daerah. Dengan melibatkan peternak lokal, perusahaan berharap rantai pasok hewan kurban bisa lebih terukur dan memberikan manfaat langsung bagi ekonomi warga.

Reporter: Ragil
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top