Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah Terima Audiensi Pengurus NU Baru, Dorong Dakwah Digital dan Penegakan Aturan Tanpa Tebang Pilih

Penulis: Saiful  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 20:57:01 WIB
Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah menerima audiensi pengurus NU Banda Aceh periode baru di Gedung DPRK.

BANDA ACEH — Irwansyah menyambut langsung pengurus NU Banda Aceh yang baru diketuai oleh Abi Sulaiman dan Abaty Aulia. Dalam diskusi yang berlangsung hangat di Lantai III Gedung DPRK tersebut, politisi itu menekankan perlunya sinergi antara lembaga legislatif dan ormas Islam terbesar di Indonesia itu.

“Sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia, penting bagi kita untuk membangun sinergi dengan NU Banda Aceh dalam membangun kota ke depan,” ujar Irwansyah.

Ruang Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Salah satu poin utama yang mengemuka dalam pertemuan itu adalah soal strategi dakwah di era digital. Irwansyah menilai, generasi milenial dan Gen Z saat ini lebih banyak menghabiskan waktu di platform digital. Tanpa konten positif yang memadai, kelompok usia rentan itu bisa terpapar pornografi dan judi online.

“Ruang digital harus menjadi ladang dakwah yang positif dan edukatif bagi generasi muda,” katanya.

Irwansyah mendorong NU Banda Aceh untuk mengisi ruang digital dengan konten Islami yang kreatif dan sesuai perkembangan zaman. Ia meyakini, pendekatan dakwah yang relevan akan lebih efektif menjangkau anak muda ketimbang metode konvensional.

Penegakan Aturan Harus Adil

Isu lain yang turut dibahas dalam audiensi itu adalah pelaksanaan razia oleh pemerintah kota. Irwansyah menyatakan dukungannya terhadap upaya penegakan aturan di Banda Aceh. Namun, ia mengingatkan agar aparat tidak bertindak tebang pilih dalam menjalankan tugasnya.

Keadilan dalam penegakan aturan, menurut Irwansyah, menjadi kunci agar kebijakan pemerintah diterima masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan prinsip dakwah yang diajarkan NU, yakni menjaga kemaslahatan umat.

Langkah Awal Sinergi DPRK dan NU

Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi DPRK Banda Aceh dan NU setempat untuk memperkuat kerja sama di bidang dakwah, sosial, dan pembinaan umat. Irwansyah menilai, NU memiliki jaringan yang luas hingga ke tingkat ranting, sehingga potensial menjadi mitra strategis pemerintah kota.

Dengan struktur organisasi yang solid, NU Banda Aceh diharapkan mampu menjadi garda depan dalam menyebarkan nilai-nilai keagamaan yang moderat dan toleran. Sinergi ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah kota dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kepentingan warga.

Reporter: Saiful
Sumber: acehnow.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top