Masjid Raya Baiturrahman Aceh Gelar Malam Muhasabah 1 Muharram 1448 H Bersama Abu Muda Bakongan, Warga Diundang Hadir

Penulis: Fajar  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 03:43:01 WIB
Abu Muda Bakongan memberikan tausiah pada Malam Muhasabah 1 Muharram 1448 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

BANDA ACEH — Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Aceh tahun ini akan diisi dengan Malam Muhasabah yang menghadirkan ulama kharismatik, Abu Muda H Ibnu Aqil Baidhawi atau akrab disapa Abu Muda Bakongan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Senin (15/6/2026) malam.

Ketua Pengelola Peringatan Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Raya Baiturrahman, Muhammad Balia, mengatakan acara akan dimulai setelah shalat isya berjamaah, sekitar pukul 19.46 WIB hingga selesai. “Seluruh masyarakat Aceh diundang untuk hadir dan menyemarakkan momentum pergantian tahun baru Islam dengan memperbanyak refleksi diri, doa, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan nilai-nilai Islam,” ujar Balia, Rabu (10/6/2026).

Abu Muda Bakongan Akan Beri Tausiah Hijrah

Puncak acara adalah tausiah yang akan disampaikan oleh Abu Muda Bakongan, Pimpinan Dayah Ashabul Yamin Bakongan, Aceh Selatan. Melalui tausiah ini, jamaah diharapkan dapat mengambil hikmah dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW sebagai inspirasi membangun kehidupan yang lebih baik.

“Kami berharap tausiah ini bisa menjadi pengingat untuk memperkuat syariat Islam serta berkontribusi dalam pembangunan peradaban Aceh yang berlandaskan nilai-nilai keislaman,” tambah Balia.

Ajakan Abi Ishak Lamkawe: Meramaikan Masjid Raya

Wakil I Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Tgk H Ishak Ahmad atau Abi Ishak Lamkawe, turut mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini sebagai sarana introspeksi dan mempererat ukhuwah Islamiyah. “Mari bersama-sama kita meramaikan Masjid Raya Baiturrahman Aceh pada malam peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah untuk mendengarkan tausiah yang akan disampaikan oleh guru kita Abu Muda Bakongan,” ujar Abi Ishak Lamkawe.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan rutin, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga identitas Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam. “Masyarakat yang akan mengikuti kegiatan tersebut dapat hadir langsung ke Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada waktu yang telah ditentukan,” pungkasnya.

Reporter: Fajar
Back to top