BANDA ACEH — Setelah sukses di Makassar, program turing "Bentang Cerita: Repsol Ride Story" akhirnya menyambangi Provinsi Aceh. Kegiatan ini tidak sekadar konvoi, tetapi dirancang untuk mengeksplorasi sejarah, budaya, dan keindahan alam setempat.
Rombongan start dari Mon Oil Samahani, kemudian menyusuri sejumlah destinasi ikonik di Banda Aceh. Perjalanan diawali dari Masjid Raya Baiturrahman, berlanjut ke Museum Tsunami Aceh, sebelum singgah di kawasan Dermaga Coffee, Ulee Lheue.
Peserta diajak mengenal lebih dekat sejarah dan budaya Aceh yang menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut. Turing kemudian berlanjut menuju Rest Area Gurutee, lokasi favorit bikers yang menawarkan panorama perbukitan berpadu dengan pemandangan pantai di pesisir barat Aceh.
Rangkaian kegiatan diawali dengan program ganti oli gratis di tiga bengkel rekanan Repsol, yakni Mon Oil Lampenerut, Mon Oil Lamlagang, dan Mon Oil Samahani. Dalam kesempatan itu, Repsol memperkenalkan pelumas full synthetic MXR Platinum dan MXR Matic Platinum.
Selain turing, Repsol juga menggelar sesi product sharing dan edukasi mengenai teknologi pelumas. Peserta mendapatkan informasi tentang pentingnya memilih pelumas sesuai spesifikasi kendaraan, serta tips menjaga performa mesin agar tetap prima saat touring maupun aktivitas harian.
Di Rest Area Gurutee, seluruh peserta menikmati makan siang bersama dengan sajian khas Aceh, Kuah Beulangong. Kuliner tradisional ini dikenal sebagai hidangan yang identik dengan kebersamaan.
"Melalui program ini, kami ingin mengajak para riders menikmati keindahan berbagai daerah di Indonesia sekaligus mempererat hubungan antar komunitas melalui pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan penuh makna," ujar Alejandro Werd Alonso, Head of Marketing Repsol Lubricants Indonesia.
Menurut Alejandro, Aceh dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan panorama alam yang sangat menarik untuk dieksplorasi oleh para pecinta roda dua. "Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi turing bersama, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal daerah, berbagi pengalaman, dan menciptakan cerita baru yang akan terus dikenang," tutupnya.