ACEH — Apple akhirnya menghadirkan kemampuan asisten virtual yang dijanjikan sejak 2011 melalui pembaruan Siri AI di iOS 27. Dalam pengujian versi beta pengembang, Siri yang diperbarui mampu mengolah data dari aplikasi bawaan Apple seperti Pesan, Foto, Kalender, Catatan, dan Kesehatan untuk memberikan jawaban kontekstual.
Seorang jurnalis CNET yang telah menguji Siri AI selama beberapa pekan mengaku terkesan. "Siri AI berbeda. Ia seperti komputer di Star Trek, tetapi di tahun 2026 ini tidak terlalu impresif karena asisten AI lain seperti Gemini sudah punya kemampuan serupa," tulisnya dalam laporan yang diterbitkan pekan ini.
Keunggulan utama Siri AI dibanding versi sebelumnya adalah kemampuannya mengakses data pribadi pengguna — setelah mendapatkan izin. Siri bisa membaca email, foto, kalender, teks, catatan, dan data kesehatan yang tersimpan di iPhone.
Salah satu contoh pengujian yang menonjol: ketika ditanya apakah selada aman dikonsumsi, Siri tidak hanya menjawab "ya", tetapi juga memberikan peringatan tentang wabah parasit yang terkait dengan selada di Amerika Serikat. Saat ditanya apa yang terjadi jika terinfeksi, Siri menjawab: "Meskipun saya bukan dokter, tanda yang paling umum adalah diare cair yang sering."
Dalam pengujian, Siri AI unggul dalam menemukan informasi yang tersembunyi di dalam percakapan teks atau foto. Misalnya, Siri bisa menunjukkan jumlah langkah dari aplikasi Kesehatan, memindahkan janji temu tanpa membuka Kalender, hingga menampilkan foto perjalanan ke Paris tahun 2024 hanya dengan perintah suara.
Yang lebih menarik, Siri mampu memahami konteks. Ketika diminta menunjukkan foto di Jepang — padahal pengguna belum pernah ke sana — Siri menampilkan foto di bar sake Jepang Center San Francisco dan memberi catatan bahwa tidak menemukan foto dari Jepang. "Respons ini sangat mengesankan karena nuansanya," tulis penguji.
Siri juga bisa memberikan rekomendasi hadiah. Saat ditanya hadiah untuk teman bernama Mik, Siri menyarankan sepatu sneakers kuning Adidas Superstars dengan garis hitam — informasi yang diambil dari gabungan utas pesan dan catatan dengan Mik.
Siri AI saat ini hanya bisa mengakses data dari aplikasi bawaan Apple seperti Pesan, Foto, Kalender, Mail, dan Catatan. Jika data berada di aplikasi pihak ketiga seperti Gmail, WhatsApp, atau Google Foto, Siri tidak bisa menjangkaunya.
Apple membuka peluang bagi pengembang aplikasi pihak ketiga untuk menambahkan dukungan Siri AI ke aplikasi mereka. Namun, belum ada konfirmasi apakah Google, Meta, atau perusahaan lain akan mengadopsi fitur ini dalam waktu dekat.
Perlu dicatat, setelah pengguna mengaktifkan Siri AI, iPhone membutuhkan waktu beberapa hari untuk mengindeks seluruh data — mirip seperti melakukan inventarisasi di toko grosir. Apple menyebut proses indexing ini hanya terjadi di versi beta pengembang.
Salah satu peningkatan signifikan adalah kemampuan Siri memahami pertanyaan lanjutan. Meskipun belum mencapai level percakapan seperti Gemini Live, Siri AI bisa menjalani tanya-jawab yang cukup dalam.
Contohnya, ketika ditanya kapan makan malam di rumah Lianna, Siri menjawab Minggu malam — kemungkinan dari data kalender yang terhubung dengan kontak Lianna. Saat ditanya apa yang harus dibawa, Siri menyarankan untuk menghubungi Lianna langsung.
Siri AI akan dirilis bersamaan dengan iOS 27 pada musim gugur 2025. Pengguna yang ingin mencoba lebih awal bisa mendaftar program beta pengembang, meskipun perlu diingat bahwa versi beta mungkin masih memiliki bug dan proses indexing yang lama.
Bagi pengguna iPhone yang selama ini mematikan Siri karena kekecewaan bertahun-tahun, pembaruan ini mungkin layak dicoba kembali — setidaknya untuk melihat apakah asisten virtual Apple akhirnya memenuhi janjinya setelah 15 tahun.