ACEH — Setelah lebih dulu identik dengan kendaraan listrik di Indonesia, Geely akhirnya membawa model bermesin konvensional. Coolray yang sudah dipasarkan di lebih dari 50 negara itu resmi diperkenalkan di GIIAS 2026, Rabu (29/7). Menurut Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, pengembangan mesin pembakaran internal bukan hal baru bagi pabrikan asal China tersebut.
"Kira-kira sekitar 30 tahun yang lalu mereka sudah mengembangkan mobil bensin, sehingga mereka memiliki teknologi combustion engine yang sangat canggih," ujarnya kepada ANTARA di sela peluncuran.
Geely menyematkan mesin empat silinder NordThor 1.499 cc turbo pada Coolray. Unit ini mampu memuntahkan tenaga 174 PS dengan torsi puncak 290 Nm — angka yang tergolong tinggi di kelas SUV kompak.
Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi kopling ganda (DCT) tujuh percepatan. Klaim akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,6 detik dan kecepatan maksimum 200 km/jam membuatnya unggul jauh dibanding pesaing yang masih mengandalkan mesin naturally aspirated dengan tenaga 115-150 PS.
Geely Coolray ditawarkan dalam dua level trim. Varian Standard dibanderol Rp 333 juta, sementara Flagship dilego Rp 377 juta (on the road Jakarta).
Kabin kedua varian sudah dilengkapi layar infotainment 10,25 inci dan panel instrumen digital. Fitur seperti pengisian daya nirkabel, panoramic sunroof, serta rem parkir elektrik dengan auto hold hanya tersedia di varian tertinggi.
Dari sisi keselamatan, Coolray hadir dengan enam airbag, Electronic Stability Control (ESC), Traction Control System (TCS), Hill Start Assist, dan Hill Descent Control. Sistem pemantau tekanan ban (TPMS) serta kamera 360 derajat juga menjadi standar.
Sayangnya, fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) seperti Adaptive Cruise Control dan Autonomous Emergency Braking yang tersedia di pasar global belum disebutkan hadir untuk varian Indonesia. Belum ada konfirmasi lebih lanjut soal ketersediaan teknologi tersebut.
Dengan harga mulai Rp 333 juta, Coolray langsung berhadapan dengan Honda HR-V, Hyundai Creta, Toyota Yaris Cross, Chery Omoda 5, MG ZS, dan Wuling Alvez. Keunggulan utama yang ditawarkan adalah mesin turbo bertenaga besar di kelasnya, sesuatu yang masih jarang ditemukan pada kompetitor dengan banderol serupa.
Geely belum mengumumkan detail ketersediaan unit di dealer serta layanan purna jual. Namun, kehadiran Coolray sekaligus menandai strategi baru Geely untuk tidak hanya mengandalkan mobil listrik di Indonesia, tetapi juga merambah segmen konvensional yang volumenya masih dominan.