I.League Buka Suara soal Larangan Suporter Away di Laga Persija vs Persib

Penulis: Fajar  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:40:01 WIB
Laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027 dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 12 September 2026.

ACEH — Ferry Paulus membeberkan bahwa laga Persija vs Persib pada ajang Super League 2026/2027 tetap akan digelar di Jakarta. Rencananya, bentrok kedua tim tersaji pada pekan kedua, 12 September 2026, dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai arena.

Namun, ia tidak menyebut lokasi spesifik pertandingan tersebut. Yang pasti, sistem penjadwalan musim depan sudah mengadopsi model kompetisi Eropa seperti Premier League dan J-League.

Alasan Penjadwalan ala Premier League

"Semua penjadwalan yang kami lakukan per hari ini menggunakan sistem Premier League, J-League atau kompetisi di luar negeri yang besar," kata Ferry di Jakarta, Selasa (11/8).

Dengan sistem ini, masukan klub mulai dari jadwal home saat ulang tahun hingga potensi pendapatan besar dari laga kandang bisa terakomodasi. "Sehingga semua keinginan dari klub sudah dapat feedback-nya," ujarnya.

Izin Polisi Jadi Penentu Suporter Away

Soal kemungkinan hadirnya suporter tim tamu di tribune, Ferry mengaku hal itu masih sulit direalisasikan untuk laga-laga rivalitas tinggi. Ia mencontohkan duel Arema vs Persebaya dan Persija vs Persib yang statusnya masih di-lock untuk penonton away.

"Kebijakan diserahkan kepada pemangku kepentingan. Dalam hal ini soal perizinan adalah pihak kepolisian," tegas Ferry.

Ia menambahkan, "Jadi memang perlu digarisbawahi khusus klub yang punya rivalitas tinggi tentu masih dilarang."

Restu FIFA dan Catatan untuk Suporter

Ferry menyebut regulasi penonton tandang akan lebih longgar pada musim depan. Pihaknya mengklaim telah mendapatkan restu dari FIFA dengan sejumlah catatan yang harus dipatuhi klub dan suporter.

"Ya, memang ini perjalanan panjang karena kami terus deliver sampai satu tahun terakhir ini. Persoalan yang kaitannya dengan suporter away ini bisa dibilang sangat minim," tuturnya.

"Dengan dasar itu, kami coba propose ke FIFA dan FIFA juga memberikan restu dengan catatan. Nah, catatan ini yang mungkin harus teman-teman suporter, klub bukan menyiasati lagi tapi mematuhi segala yang sudah kami sampaikan ke klub," ia menegaskan.

Reporter: Fajar
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top