BANDA ACEH — Khairuddin, pedagang sapi asal Aceh Besar, mencatatkan lonjakan penjualan signifikan pada musim kurban tahun ini. Dari 70 ekor pada kurban sebelumnya, kini ia mampu menyediakan 100 ekor sapi untuk memenuhi permintaan dari berbagai kalangan.
"Alhamdulillah penjualan tahun ini naik 30 persen dibanding tahun sebelumnya seiring meningkatnya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban," kata Khairuddin di lokasi peternakannya, Kamis.
Harga Mulai Rp16 Juta hingga Rp72 Juta per Ekor
Sapi yang dijual Khairuddin memiliki rentang harga yang bervariasi. Harga termurah dibanderol Rp16 juta per ekor, sedangkan yang paling mahal mencapai Rp72 juta per ekor.
Bobot sapi yang tersedia juga beragam. Mulai dari ukuran 300 kilogram, 500 kilogram, 800 kilogram, hingga ada yang mencapai 1 ton. Pilihan ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pembeli.
Pembeli: Perbankan, Instansi Pemerintah, hingga Perorangan
Berdasarkan pantauan di lapangan, seluruh sapi milik Khairuddin telah dipesan oleh pembeli dan mitra setianya. Mereka berasal dari berbagai sektor, seperti perbankan BSI Aceh, instansi pemerintah, universitas, dan perorangan.
"Saat ini kami sedang memproses pengantaran sapi yang sudah dibeli oleh masyarakat dan lembaga ke titik lokasi sesuai dengan permintaan dari para pembeli," ujarnya.
Stok Hewan Kurban di Aceh Besar Tercukupi
Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Aceh Besar memastikan persediaan hewan ternak aman untuk memenuhi kebutuhan tradisi meugang dan ibadah kurban tahun ini. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Distan Aceh Besar, Uzir, menyebutkan total persediaan mencapai 3.242 ekor.
Rinciannya, sapi jantan sebanyak 1.643 ekor, kerbau jantan 477 ekor, dan kambing sebanyak 1.122 ekor. Jumlah ini dinilai cukup untuk melayani permintaan masyarakat di seluruh wilayah Aceh Besar selama hari raya.