ACEH — Catatan sempurna Jay Idzes membela Timnas Indonesia tanpa absen satu kalipun akhirnya terputus. Pemain berdarah Belanda-Indonesia itu harus melewatkan jendela FIFA Matchday terbaru karena cedera tumit yang belum pulih total. Idzes menjalani debut impresif pada Maret 2024 lalu dan langsung menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang skuad Garuda.
18 Caps, 1 Gol, dan Satu Tiket Piala Dunia yang Buyar
Sejak resmi disumpah sebagai WNI di Jakarta pada 28 Desember 2023, Idzes mencatatkan 18 penampilan dan satu gol bersama tim Merah Putih. Ia menjadi starter di posisi kanan dalam formasi tiga bek saat debut melawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 21 Maret 2024.
Bersama Rizki Ridho dan Justin Hubner, Idzes membentuk trisula pertahanan yang solid. Kontribusinya menjadi salah satu faktor kunci Indonesia lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sayang, langkah Garuda terhenti setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak di babak tersebut.
Pemulihan Jadi Prioritas, Idzes Ungkap Rasa Kecewa
Cedera tumit yang diderita Idzes di Sassuolo sejak awal Mei 2026 memaksanya mengambil keputusan sulit. Melalui Instagram pribadinya, ia mengakui rasa kecewa karena tidak bisa bergabung dengan rekan setimnya di pemusatan latihan.
"Kecewa tidak bisa bersama tim kali ini, tetapi terkadang keputusan terbaik adalah mundur selangkah sebagai tindakan pencegahan dan memastikan Anda sepenuhnya siap untuk masa mendatang," tulis Idzes. Ia menambahkan, "Semoga sukses, kawan-kawan. Saya selalu mendukung dari jauh."
Apa Arti Absen Ini bagi Lini Belakang Timnas?
Tanpa Idzes, pelatih Timnas Indonesia harus mencari komposisi baru di jantung pertahanan. Sejak debutnya, bek 24 tahun itu hampir tidak pernah tergantikan, baik saat menghadapi tim kuat Asia maupun lawan sekelas Vietnam. Absennya membuka peluang bagi pemain lain untuk membuktikan diri di posisi bek tengah.
Jadwal FIFA Matchday kali ini menjadi ujian pertama bagi skuad Garuda tanpa sosok yang sudah menjadi andalan di Serie B Italia tersebut. Publik sepak bola Indonesia pun menanti apakah lini belakang tetap kokoh tanpa Idzes di lapangan.