LHOKSEUMAWE — Bea Cukai Lhokseumawe mulai memperkuat sinergi dengan TNI dalam upaya memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Aceh. Kepala Bea Cukai Lhokseumawe Bambang Sutarjo menegaskan bahwa kolaborasi ini penting untuk menjaga kepentingan negara.
"Bea Cukai menggandeng prajurit TNI memperkuat upaya memerangi dan memberantas peredaran rokok ilegal. Kolaborasi dengan TNI ini untuk menjaga kepentingan negara, terutama memberantas peredaran rokok ilegal," kata Bambang Sutarjo di Lhokseumawe, Jumat.
Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal untuk Prajurit
Dalam memperkuat peran TNI, Bea Cukai Lhokseumawe menggelar sosialisasi program Gempur Rokok Ilegal kepada prajurit Batalyon Kavaleri 11/Macan Setia Cakti. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Bea Cukai dan TNI Angkatan Darat.
Materi sosialisasi mencakup peningkatan pemahaman mengenai ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai. Fokus utamanya adalah pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal di lingkungan sekitar.
Prajurit Diminta Aktif Laporkan Indikasi Rokok Ilegal
Bambang Sutarjo mengapresiasi dukungan TNI AD terhadap berbagai upaya pengawasan dan penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai. Ia mengajak seluruh prajurit untuk berperan aktif mengenali dan melaporkan indikasi peredaran rokok ilegal.
"Peningkatan pemahaman para prajurit diharapkan dapat menjadi nilai tambah dalam mendukung pengawasan di lapangan sekaligus memperluas edukasi kepada masyarakat," ujar Bambang Sutarjo.
Modus Pelanggaran dan Dampak Peredaran Rokok Ilegal
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe Vicky Fadian memaparkan karakteristik rokok ilegal dan berbagai modus pelanggaran di bidang cukai. Ia menekankan bahwa peredaran rokok ilegal berdampak langsung pada penerimaan negara.
"Peredaran rokok ilegal berdampak pada penerimaan negara, persaingan usaha yang tidak sehat. Karena itu, pentingnya partisipasi lintas sektoral dan masyarakat dalam menekan peredaran rokok ilegal," kata Vicky Fadian.
Sinergi antara Bea Cukai Lhokseumawe dan TNI diharapkan semakin kuat dalam mendukung upaya pemberantasan rokok ilegal ke depannya.