SINABANG — Api baru berhasil dijinakkan satu jam lebih setelah kebakaran melanda kawasan pemukiman dan pusat usaha di Desa Sinabang. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simeulue T Ridwan mengatakan pemadaman melibatkan lima unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit portabel.
"Satu Losmen, satu rumah warga dan dua unit rumah toko tempat usaha yang terbakar. Semuanya hangus terbakar," kata T Ridwan di Simeulue, Selasa.
Pemadaman Libatkan Armada TNI AL dan PDAM
Proses pemadaman tidak hanya mengandalkan armada pemadam milik pemerintah daerah. Satu unit mobil pemadam kebakaran milik TNI AL diterjunkan untuk membantu menjinakkan si jago merah. Satu unit mobil milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) juga dikerahkan, dibantu aparat kepolisian dan warga sekitar.
Upaya keras petugas membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan pada pukul 02.29 WIB, atau sekitar 79 menit setelah kebakaran pertama kali dilaporkan.
32 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal, Bayi Ikut Terdampak
Dampak kebakaran ini langsung dirasakan oleh puluhan warga. Data sementara dari BPBD Simeulue mencatat sebanyak 32 orang menjadi korban terdampak. Salah satu yang menjadi perhatian adalah seorang bayi yang ikut kehilangan tempat berlindung.
"Saat ini tim dari BPBD Simeulue sedang menyiapkan tenda darurat untuk korban yang terdampak kebakaran," ujar T Ridwan.
Penyebab Kebakaran dan Kerugian Masih Didata
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Tim dari BPBD dan kepolisian masih melakukan pendataan di lokasi kejadian. Besaran kerugian materiil juga masih dalam proses penghitungan oleh petugas.
Kebakaran ini menjadi perhatian serius mengingat lokasinya yang berada di pusat Desa Sinabang. Peristiwa ini sekaligus memutus aktivitas ekonomi pemilik dua unit rumah toko yang ikut hangus terbakar.