Pencarian

Sekda Aceh M Nasir Tinjau Rehabilitasi 6.304 Hektare Sawah di Aceh Timur, Target Tanam Juli 2026

Rabu, 08 Juli 2026 • 19:04:31 WIB
Sekda Aceh M Nasir Tinjau Rehabilitasi 6.304 Hektare Sawah di Aceh Timur, Target Tanam Juli 2026
Sekda Aceh M. Nasir meninjau rehabilitasi sawah seluas 6.304 hektare di Aceh Timur.

ACEH TIMUR — Pemerintah Aceh mengebut pemulihan sektor pertanian pascabencana ekologis dengan memastikan rehabilitasi lahan sawah di Aceh Timur berjalan sesuai target. Sekda Aceh M. Nasir turun langsung ke Gampong Matang Seupeng, Kecamatan Simpang Ulim, untuk mengecek progres di lapangan.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, melaporkan bahwa secara keseluruhan pemulihan sawah rusak ringan dan sedang yang ditangani melalui kolaborasi Kementerian Pertanian, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota mencapai 40.988 hektare. Di lokasi peninjauan, sedang dilakukan olah lahan seluas sekitar 30 hektare yang ditargetkan segera memasuki masa tanam.

350 Hektare Sawah di 12 Desa Butuh Pasokan Air Segera

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Timur, Erwin Atlizar, mengungkapkan harapannya agar Pemerintah Aceh mempercepat pasokan air dari Daerah Irigasi Jambo Aye. Air tersebut dibutuhkan untuk mengairi sekitar 350 hektare sawah di 12 desa yang berada di Kecamatan Simpang Ulim dan Pantee Bidari.

Menanggapi hal itu, Sekda Aceh M. Nasir langsung memerintahkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan untuk berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS). Hasil koordinasi mendapat respons positif—BWS menyatakan siap melakukan langkah-langkah darurat guna mempercepat pemenuhan kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat.

Sekda Minta Solusi untuk 16.283 Hektare Sawah Rusak Berat

Selain mengecek rehabilitasi, Sekda Aceh juga meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh terus mengupayakan solusi terhadap sekitar 16.283 hektare sawah kategori rusak berat yang masih memerlukan penanganan. Nasir optimistis, melalui kolaborasi yang kuat, seluruh lahan terdampak dapat dipulihkan secara bertahap sehingga kembali produktif.

"Bangkitnya sektor pertanian dan perikanan akan menjadi penggerak utama pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana," ujar Nasir dalam siaran pers Biro Adpim Setda Aceh, Rabu (8/7/2026).

Sebelum meninjau lokasi rehabilitasi sawah, Sekda bersama rombongan juga mengecek jaringan irigasi di depan Kantor Camat Darul Falah. Ia meminta Dinas Pengairan Aceh dan kontraktor pelaksana mempercepat penyelesaian pekerjaan agar pasokan air segera tersedia dan petani dapat memulai musim tanam tanpa hambatan.

Dalam kunjungan itu, Sekda Aceh didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Roby Irza, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Azanuddin Kurnia, Kepala Dinas Pengairan Aceh Erwin, Tim Khusus Gubernur Faisal Rizal, Kepala BBRMP Aceh Firdaus, serta sejumlah pejabat terkait. Rombongan disambut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Erwin Atlizar, bersama unsur Muspika, perwakilan Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, dan perwakilan Kelompok Tani Ie Seuneulhop.

Bagikan
Sumber: sagoetv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks