BANDA ACEH — Evaluasi berkala yang dilakukan Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh bersama LPTQ Aceh memastikan kurva peningkatan kemampuan peserta TC Tahap III terus naik. Meski target besar menanti di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI, progres ini dinilai menjadi modal berharga bagi kontingen Aceh.
Kepala UPTD Pendidikan dan Pengembangan Al-Qur'an (PPQ) DSI Aceh, Ustadz Irwan, menyebut pembinaan yang dijalani secara intensif mulai memperlihatkan hasil nyata.
“Alhamdulillah, sudah ada peningkatan kemampuan peserta,” ujar Irwan dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Pemantauan Langsung dan Perbaikan Teknis Jelang MTQ Nasional
Pemantauan yang dilakukan langsung oleh Kepala DSI Aceh bersama pelatih TC, Tgk. Jamal, tidak hanya sekadar melihat sesi latihan. Proses ini menjadi ajang identifikasi kelemahan yang masih tersisa untuk segera diperbaiki sebelum tahapan pembinaan berakhir.
“Kita target Aceh bisa masuk 10 besar,” tegas Irwan, menegaskan ambisi yang diusung kontingen di ajang nasional.
Untuk mencapai target tersebut, para peserta tidak hanya digenjot kemampuan teknis. Aspek mental dan spiritual juga menjadi fokus utama agar mereka mampu tampil optimal saat berhadapan dengan kafilah dari seluruh Indonesia.
Jadwal TC Empat Tahap dan Materi Pembinaan
Pembinaan kafilah Aceh dirancang dalam empat tahap. Setelah TC Tahap I pada 5–13 Mei dan Tahap II pada 8–15 Juni, peserta kini menjalani Tahap III pada 6–13 Agustus. Tahap akhir dijadwalkan pada 6–10 September 2026, tepat sebelum keberangkatan ke Kota Semarang, Jawa Tengah.
Selama pemusatan latihan, peserta dibekali materi di berbagai cabang lomba, meliputi:
- Tilawah Al-Qur'an
- Tartil dan Qira'at
- Tahfizh dan Tafsir Al-Qur'an
- Fahmil Qur'an dan Syarhil Qur'an
- Khattil Qur'an hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ)
Pelatih Nasional Dihadirkan untuk Matangkan Kemampuan
DSI Aceh bersama LPTQ tidak hanya mengandalkan pelatih lokal. Sejumlah pelatih nasional berpengalaman turut dilibatkan untuk mengasah kemampuan peserta, seperti Ustaz Syahril untuk cabang Tahfizh, Ustaz Isep Misbah pada cabang Khattil Qur'an, Ustazah Mawaddah untuk Tilawah, serta Ustazah Maria Kiftiah yang membina cabang Syarhil Qur'an.
Kepala DSI Aceh, Dr. Misran Fuadi, mengingatkan para peserta untuk menjaga konsistensi dan kesungguhan selama mengikuti TC. Menurutnya, peningkatan yang sudah terlihat harus dipertahankan hingga hari-H pelaksanaan lomba.
“Yang paling penting bagaimana anak-anak kita terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat dan kesungguhan selama mengikuti TC. Kita ingin mereka tampil maksimal dan mampu membawa prestasi terbaik untuk Aceh,” ujar Misran.
MTQ Nasional XXXI sendiri dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang pada 11–20 September 2026. Dukungan penuh dari Pemerintah Aceh diharapkan mampu mengantar kafilah menembus posisi 10 besar nasional.