Pencarian

Duta GenRe Banda Aceh 2026 Dikukuhkan, Wali Kota Illiza Minta Mereka Tak Sekadar Jadi Simbol

Minggu, 23 Agustus 2026 • 13:55:01 WIB
Duta GenRe Banda Aceh 2026 Dikukuhkan, Wali Kota Illiza Minta Mereka Tak Sekadar Jadi Simbol
Cut Jihan Sherana Amanda dan T M Firman Farza dikukuhkan sebagai Duta GenRe Kota Banda Aceh 2026 di Taman Putroe Phang, Sabtu (22/8/2026).

BANDA ACEH — Cut Jihan Sherana Amanda dan T M Firman Farza resmi menyandang gelar Duta GenRe Kota Banda Aceh 2026. Penobatan keduanya berlangsung di Taman Putroe Phang, Sabtu (22/8/2026), dalam rangkaian acara Pemilihan Duta GenRe yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan para duta terpilih memiliki tanggung jawab yang lebih besar dari sekadar figur publik. Mereka diharapkan mampu menyuarakan aspirasi generasi muda dalam proses perencanaan pembangunan kota ke depan.

“Harapannya nanti mereka, para duta ini juga bisa kita libatkan dalam peran Kota Banda Aceh, dalam membuat perencanaan kota ke depan. Program apa yang memang dibutuhkan dari para anak muda kita, sehingga bisa ada sinergi antara pemerintah dengan para anak muda,” ujar Illiza dalam sambutannya.

Mengapa Program GenRe Dianggap Penting bagi Remaja?

Menurut Illiza, program GenRe menyentuh persoalan yang tengah dihadapi generasi muda saat ini. Mulai dari penyalahgunaan narkotika, penyebaran HIV/AIDS, pergaulan berisiko, hingga praktik perkawinan anak yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

“Dengan adanya program ini mereka memahami bahwasanya mereka harus membuat perencanaan. Yang pertama bagaimana pendidikan mereka harus berkualitas, kemudian bagaimana mimpi mereka untuk bisa merebut pekerjaan, kemudian bagaimana tetap persoalan jodoh. Dan ini direncanakan dengan sangat baik,” kata Illiza.

Pendekatan Sebaya Dinilai Lebih Efektif Menjangkau Anak Muda

Illiza menilai edukasi yang disampaikan oleh sesama anak muda akan lebih mudah diterima dibandingkan pesan dari orang tua atau orang dewasa. Bahasa yang digunakan antarremaja dinilai lebih relevan dengan kondisi mereka sehari-hari.

“Kita tahu anak-anak muda kalau yang menyampaikan orang-orang yang sudah dewasa, orang tua, kadang-kadang tidak sampai. Tapi dengan bahasa-bahasa anak muda, ketika anak muda yang menyampaikan, pesan ini akan lebih mudah dipahami,” jelasnya.

Melalui pendekatan ini, para Duta GenRe diharapkan menjadi agen perubahan yang mengajak remaja Banda Aceh membangun karakter positif, menjaga kesehatan, dan fokus mempersiapkan masa depan.

Apa Tugas Duta GenRe Setelah Penobatan?

Setelah resmi dinobatkan, Cut Jihan Sherana Amanda dan T M Firman Farza bersama duta GenRe lainnya akan menjalankan peran sebagai figur inspiratif dan edukatif. Mereka akan menjadi jembatan antara pemerintah dan komunitas remaja di Kota Banda Aceh.

Keterlibatan mereka dalam forum-forum perencanaan pembangunan menjadi kunci agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab tantangan yang dihadapi anak muda saat ini. Dengan begitu, program yang dihasilkan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mendapat dukungan dari kalangan remaja itu sendiri.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: masakini.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks