Pencarian

Pemkab Pidie Jaya Perketat Pengawasan Distribusi Sembako Jelang Maulid, Antisipasi Lonjakan Harga

Senin, 31 Agustus 2026 • 22:33:15 WIB
Pemkab Pidie Jaya Perketat Pengawasan Distribusi Sembako Jelang Maulid, Antisipasi Lonjakan Harga
Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi memimpin rapat pengawasan distribusi kebutuhan pokok untuk mengantisipasi lonjakan harga selama perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya memperketat pengawasan distribusi kebutuhan pokok untuk mengendalikan inflasi dan memastikan pasokan aman. Langkah ini diambil mengantisipasi lonjakan permintaan selama perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung tiga bulan ke depan.

PIDIE JAYA — Pemkab Pidie Jaya bergerak cepat mengamankan rantai pasok kebutuhan pokok di tengah tradisi kenduri Maulid yang diprediksi meningkatkan permintaan pasar secara signifikan. Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menegaskan pengawasan distribusi menjadi prioritas utama agar harga tetap stabil dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan sembako.

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aceh identik dengan jamuan makan dan kenduri bersama yang digelar masyarakat. Kebiasaan ini membuat perputaran kebutuhan pokok meningkat drastis, mulai dari beras, minyak goreng, hingga bahan pangan lainnya.

Tiga Bulan Perayaan, Ancaman Kelangkaan Mengintai

Sibral Malasyi memperingatkan jajarannya untuk mewaspadai potensi kelangkaan komoditas strategis selama periode Maulid. Ia meminta setiap satuan kerja pemerintah daerah menyiapkan operasi pasar dan penguatan pasokan sebagai langkah konkret.

"Pengawasan distribusi kebutuhan pokok terus diperkuat karena perubahan harga tidak hanya dipengaruhi produksi, tetapi juga kelancaran rantai pasok dan perilaku pasar," kata Sibral Malasyi di Pidie Jaya, Senin.

Data Harga Jadi Kunci Deteksi Dini Masalah

Bupati menekankan pentingnya pembaruan data harga dan ketersediaan barang secara rutin. Informasi tersebut menjadi dasar untuk mengidentifikasi komoditas yang bermasalah lebih awal, mengetahui penyebab kenaikan, dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

"Tujuan semua ini adalah bagaimana masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Karena itu, setiap persoalan harus diidentifikasi lebih awal, dan dicarikan solusinya sebelum masalah menjadi lebih besar," ujarnya.

Pembaruan data berkala memungkinkan pemerintah daerah bergerak cepat. Jika satu komoditas menunjukkan tren kenaikan, tim dapat langsung turun ke lapangan memeriksa kondisi di tingkat pedagang dan distributor.

Cegah Sebelum Krisis, Bukan Menunggu Gejolak

Sibral Malasyi menginstruksikan pengendalian inflasi dilakukan dengan pendekatan antisipatif, bukan reaktif. Ia ingin seluruh pemangku kepentingan bergerak sebelum persoalan membesar.

"Kita harus mengantisipasi sebelum persoalan itu terjadi. Kalau kita bisa mengendalikan lebih awal, tentu lebih baik daripada kita baru bergerak setelah persoalan terjadi," kata Sibral Malasyi.

Seluruh program di setiap satuan kerja pemerintah daerah juga diminta berkontribusi terhadap pengendalian inflasi. Tidak boleh ada program yang berjalan tanpa memperhatikan kebutuhan riil masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat menjaga stabilitas harga pangan nasional. Pengendalian inflasi di tingkat kabupaten menjadi garda terdepan untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks