Pencarian

BPK Periksa Kinerja Pemerintah Aceh, Efektivitas BOSP dan Ketahanan Energi Jadi Sorotan Utama

Selasa, 01 September 2026 • 18:46:31 WIB
BPK Periksa Kinerja Pemerintah Aceh, Efektivitas BOSP dan Ketahanan Energi Jadi Sorotan Utama
BPK RI menggelar entry meeting pemeriksaan pendahuluan kinerja Pemerintah Aceh di Banda Aceh, Senin (31/8/2026).

BANDA ACEH — Pemeriksaan pendahuluan kinerja yang dilakukan BPK RI ini mencakup penilaian atas efektivitas pengelolaan BOSP untuk pemenuhan layanan pendidikan Tahun 2025 hingga Semester I Tahun 2026. Selain itu, BPK juga akan mengukur sejauh mana Pemerintah Aceh mendukung program ketahanan energi nasional, termasuk pengembangan energi baru terbarukan dan konservasi energi pada periode anggaran yang sama.

Agenda ini dibahas dalam entry meeting antara BPK RI dan jajaran Pemerintah Aceh yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Senin, 31 Agustus 2026.

Peran SKPA dalam Menyukseskan Pemeriksaan

Plt Sekda Aceh, Taufik, menegaskan komitmennya untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan. Pihaknya akan menyiapkan seluruh data dan informasi yang dibutuhkan tim pemeriksa, dan meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait untuk berkolaborasi selama proses berlangsung.

"Pemerintah Aceh memberikan support terhadap pemeriksaan ini. Tim kami akan menyiapkan apa yang diperlukan. Kami berharap pemeriksaan ini dapat memberikan masukan, wawasan, dan saran untuk perbaikan kinerja Pemerintah Aceh ke depan," ujar Taufik.

Apa Saja yang Akan Dinilai BPK?

Ketua Tim Pemeriksaan BPK RI, Muhammad Husni, menjelaskan bahwa pemeriksaan difokuskan pada efektivitas program kerja, terutama terkait pengelolaan bantuan operasional pendidikan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan dana BOSP benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan di Aceh.

Untuk sektor energi, tim BPK akan menilai upaya pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan energi nasional. Ini mencakup kebijakan dan program yang mendukung transisi energi, pemanfaatan energi baru terbarukan, serta langkah-langkah konservasi energi yang dilakukan Pemprov Aceh.

Muhammad Husni juga mengharapkan dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Aceh beserta SKPA terkait. Dengan begitu, proses pemeriksaan dapat berjalan lancar dan menghasilkan informasi yang valid sebagai dasar perbaikan pengelolaan di masa mendatang.

Entry meeting ini turut dihadiri Asisten I Sekda Aceh Syakir, Asisten II Sekda Aceh T. Robby Irza, Asisten III Sekda Aceh A. Murtala, serta jajaran SKPA terkait di lingkungan Pemerintah Aceh.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sagoetv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks