Baitul Mal Kota Banda Aceh Kukuhkan Amil Zakat dari 90 Gampong, Perkuat Tata Kelola Ziswaf hingga Tingkat Desa

Penulis: Yasir  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 12:59:01 WIB
Baitul Mal Kota Banda Aceh mengukuhkan amil zakat dari 90 gampong untuk memperkuat tata kelola ziswaf di tingkat desa.

BANDA ACEH — Puluhan perwakilan panitia zakat dari seluruh gampong di Kota Banda Aceh resmi dikukuhkan sebagai amil zakat oleh Baitul Mal Kota (BMK). Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat legalitas dan profesionalisme pengelolaan dana umat di tingkat desa, sekaligus memastikan penyaluran Ziswaf lebih tepat sasaran.

Kegiatan Pembinaan dan Pengukuhan Baitul Mal Gampong (BMG) se-Kota Banda Aceh berlangsung di Aula Gedung Mawardy Nurdin dengan tema "Dengan Kolaborasi BMK dan BMG, Kita Kuatkan Tata Kelola Ziswaf yang Transparan dan Akuntabel Demi Kemandirian Ekonomi Umat di Tingkat Gampong".

Bekal Enam Materi untuk Amil Zakat Gampong

Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Yusuf Al Qardhawy, menyebut peran BMG sangat strategis dalam menghimpun dan menyalurkan zakat kepada mustahik. Karena itu, kapasitas pengelola harus terus diasah.

"Para panitia zakat dari gampong ini akan dibekali enam materi mulai dari penguatan kelembagaan Baitul Mal Gampong, mengenal ekosistem Ziswaf di Kota Banda Aceh, penguatan pengelolaan data dan informasi, hingga sinergi BMK dan BMG dalam peningkatan pengumpulan zakat," ujar Yusuf saat membuka kegiatan, Kamis (30/7/2026).

Materi lain yang diberikan mencakup kolaborasi penyaluran ZIS, pendayagunaan Baitul Mal, serta kedudukan, fungsi, dan kewajiban BMG dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Mengapa Pengukuhan Ini Penting bagi Masyarakat?

Setiap gampong mengirimkan satu perwakilan panitia zakat untuk mengikuti pembinaan ini. Pada hari kedua, seluruh peserta dikukuhkan dan penyebutannya berubah menjadi amil zakat.

"Besok mereka akan dikukuhkan dan penyebutannya menjadi amil zakat. Kami yakin bahwa pekerjaan menjadi amil zakat ini adalah pekerjaan yang paling mulia karena mampu mengakomodasi hajat orang banyak, hajat fakir miskin, dan lainnya," katanya.

Sinergi BMK dan BMG untuk Kemandirian Ekonomi Umat

Yusuf berharap pembinaan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman teknis para amil zakat, tetapi juga memperkuat sinergi antara Baitul Mal Kota dan Baitul Mal Gampong. Targetnya, pengelolaan Ziswaf berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banda Aceh.

Reporter: Yasir
Sumber: infopublik.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top