TPT Aceh Naik ke 5,88 Persen per Februari 2026, Lulusan SMK Paling Terdampak

Penulis: Fajar  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:46:01 WIB
Warga beraktivitas di kawasan pusat kota Banda Aceh, Senin (5/5/2026).

BANDA ACEH — Kondisi pasar kerja di Aceh memasuki tren melambat pada awal 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) provinsi ini mencapai 5,88 persen, naik 0,38 poin persentase dibandingkan posisi 5,50 persen pada Februari 2025.

Kenaikan ini berbanding terbalik dengan jumlah penduduk yang bekerja. Pada Februari 2026, tercatat 2.500.477 orang bekerja, menyusut sekitar 55,3 ribu orang atau turun 2,17 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.555.818 orang.

Dampak Bencana Akhir 2025 Dinilai Tekan Produksi

BPS Aceh menyebut perlambatan penyerapan tenaga kerja ini tidak lepas dari imbas pascabencana. Banjir dan tanah longsor yang menerjang sejumlah wilayah Aceh pada penghujung 2025 lalu dinilai mengganggu aktivitas ekonomi dan lapangan usaha di daerah terdampak.

Meski serapan tenaga kerja turun, jumlah penduduk usia kerja justru bertambah. Penduduk berusia 15 tahun ke atas kini mencapai 4.187.508 jiwa, meningkat sekitar 67 ribu jiwa dibandingkan Februari 2025.

Dari total tersebut, sebanyak 2.656.710 jiwa masuk kategori angkatan kerja. Sisanya, 1.530.798 jiwa, merupakan bukan angkatan kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat 63,44 persen.

Pengangguran Perkotaan Hampir 57 Persen, SMK Paling Tinggi

Konsentrasi pengangguran di Aceh masih berpusat di wilayah perkotaan. Sebanyak 88.891 orang atau 56,90 persen dari total pengangguran berada di kawasan urban, sementara 67.342 orang atau 43,10 persen berada di perdesaan.

Dari sisi tingkat pendidikan, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi kelompok dengan TPT tertinggi, yakni 10,13 persen. Disusul lulusan SMA umum sebesar 8,70 persen. Sebaliknya, kelompok pendidikan SD ke bawah mencatat TPT terendah hanya 1,30 persen.

Angka pengangguran terbuka Aceh masih berada di atas rata-rata nasional yang sebesar 4,68 persen. Di Pulau Sumatera, Aceh menempati posisi kedua tertinggi setelah Kepulauan Riau dengan TPT 6,87 persen.

Mayoritas Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Struktur ketenagakerjaan Aceh masih didominasi sektor informal. Dari total penduduk yang bekerja, sebanyak 1.604.053 orang atau 64,15 persen beraktivitas di sektor informal, sedangkan 896.424 orang atau 35,85 persen bekerja di sektor formal.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tetap menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di provinsi ujung barat Indonesia ini. Dominasi sektor primer ini sekaligus menjelaskan mengapa bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 lalu berdampak signifikan terhadap penurunan jumlah penduduk bekerja.

Reporter: Fajar
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top