BANDA ACEH — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh mencatat 21 jemaah wafat selama operasional musim haji tahun ini. Sebanyak 20 orang meninggal di Arab Saudi, dan satu jemaah lainnya wafat di dalam pesawat sesaat sebelum mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.
Ketua PPIH Debarkasi Aceh, Arijal, mengkonfirmasi korban terakhir adalah Abdul Rahman (94), jemaah asal Kabupaten Pidie Jaya. Almarhum meninggal Senin (6/7) pukul 07.30 waktu Arab Saudi setelah menjalani perawatan sejak 27 Mei 2026.
Kloter BTJ-13 Catat Korban Terbanyak
Data PPIH menunjukkan Kloter BTJ-13 menjadi kelompok dengan jumlah jemaah wafat tertinggi, yakni enam orang. Disusul Kloter BTJ-9 dan BTJ-10 yang masing-masing kehilangan tiga jemaah.
“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah, mengampuni segala dosa dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Arijal dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).
20 Jemaah Dimakamkan di Tanah Suci
Dari total 21 korban, hanya satu jemaah yang dipulangkan ke Aceh dan telah disemayamkan di rumah duka Kabupaten Aceh Timur. Sisanya, sebanyak 20 jemaah, dimakamkan di Arab Saudi sesuai prosedur.
Abdul Rahman diketahui mengalami kondisi gula darah rendah berdasarkan hasil