ACEH — Viralnya produk tersebut mendorong PT Glory Nine Degrees, UMKM binaan asal Bandung, untuk menaikkan kuota produksi sekitar 10 persen dari rencana awal. Perusahaan yang menjadi mitra program Small Medium Enterprise & Partnership Program (SMEPP) Pertamina dan Pertamina Foundation ini bahkan memperpanjang jam operasional menjadi 18 jam per hari, dibagi dalam dua shift kerja.
"Pertamina terus mendorong agar setiap aktivasi brand tidak hanya berhenti pada aspek promosi, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat," ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, dalam keterangan resmi, Rabu (8/7/2026).
Dari Promosi ke Kolaborasi Ekonomi
Menurut Baron, tingginya antusiasme terhadap tas karakter Bright Gas membuktikan bahwa kegiatan promosi perusahaan bisa berkembang menjadi ruang kolaborasi yang berdampak ekonomi lebih luas. Produk itu tidak hanya memperkuat kedekatan merek dengan konsumen, tetapi juga membuka akses pasar bagi UMKM binaan yang terlibat dalam rantai produksi dan pasokan.
Pertamina, kata Baron, terus membangun ekosistem pemberdayaan UMKM dengan melibatkan pelaku usaha lokal dalam berbagai program promosi. Selain tas karakter, UMKM binaan juga memasok produk pangan lokal yang dikemas dalam paket Bright Store. Dengan begitu, manfaat ekonomi dari ajang seperti Jakarta Fair bisa dirasakan oleh lebih banyak pelaku usaha kecil.
Aktivasi Brand yang Berdampak Nyata
Melalui Bright Store by Pertamina di Jakarta Fair 2026, perusahaan ingin menunjukkan bahwa kreativitas produk layanan dan pemberdayaan UMKM bisa berjalan beriringan. "Kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas, produk layanan Pertamina, dan pemberdayaan UMKM dapat berjalan beriringan," tegas Baron.
Langkah ini menjadi contoh bagaimana BUMN energi memanfaatkan even berskala besar untuk mendorong produk lokal naik kelas. Lonjakan permintaan yang direspons dengan penambahan kapasitas produksi juga menunjukkan adanya potensi pasar yang nyata bagi produk hasil kolaborasi korporasi dan UMKM.