BANDA ACEH — Pelayanan publik yang humanis tanpa diskriminasi menjadi target utama Perwakilan BKKBN Aceh. Lembaga di bawah Kemendukbangga itu baru saja menggelar pelatihan bahasa isyarat bagi puluhan pegawainya, meliputi ketua tim kerja, penyuluh keluarga berencana (PKB), dan petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.
Dua Sistem Bahasa Isyarat Diajarkan ke ASN
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya belajar konsep dasar disabilitas, tetapi juga diperkenalkan pada dua sistem bahasa isyarat yang berlaku di Indonesia. Keduanya adalah Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI).
Penguasaan kedua sistem ini dinilai penting agar petugas dapat berkomunikasi secara efektif dengan warga tuli yang datang ke kantor BKKBN, baik untuk konsultasi keluarga berencana maupun layanan kependudukan lainnya.
Kepala BKKBN: Pelayanan Tak Boleh Tinggalkan Siapa Pun
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, menekankan bahwa kecepatan pelayanan tidak cukup jika tidak diimbangi dengan kemampuan memahami kebutuhan setiap warga. Ia menyebut kelas bahasa isyarat sebagai ikhtiar menghadirkan layanan yang lebih inklusif.
“Masyarakat memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan publik yang layak. Karena itu, ASN perlu terus meningkatkan kompetensi, termasuk kemampuan berkomunikasi dengan penyandang disabilitas. Kelas bahasa isyarat ini merupakan salah satu ikhtiar kita menghadirkan pelayanan yang lebih inklusif, humanis, dan tidak meninggalkan siapa pun,” ujar Safrina.
Langkah Konkret Menuju Zona Integritas WBBM
Kegiatan ini digagas oleh Tim Kerja Zona Integritas BKKBN Aceh. Pelatihan bahasa isyarat menjadi salah satu indikator penilaian dalam pembangunan zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dengan adanya pelatihan ini, BKKBN Aceh berharap tidak ada lagi hambatan komunikasi antara petugas dan masyarakat berkebutuhan khusus. Layanan publik di Aceh pun diharapkan semakin ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.