Pencarian

Wagub Aceh Fadhlullah: Dayah Benteng Utama Bentengi Generasi Muda dari Narkoba dan Judi Online

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 16:33:31 WIB
Wagub Aceh Fadhlullah: Dayah Benteng Utama Bentengi Generasi Muda dari Narkoba dan Judi Online
Wagub Aceh Fadhlullah menghadiri Milad dan Tasyakkur XXVIII Dayah Terpadu Inshafuddin di Banda Aceh, Sabtu (1/8/2026).

BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyebut lembaga pendidikan dayah sebagai garda terdepan dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif. Ia menyoroti maraknya penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga degradasi moral yang kian mengkhawatirkan di kalangan pelajar.

"Karena itu, pendidikan yang berlandaskan iman, ilmu, dan akhlak menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia Aceh yang berkualitas," kata Fadhlullah di sela-sela acara Milad dan Tasyakkur XXVIII Dayah Terpadu Inshafuddin, Sabtu (1/8/2026).

106 Santri Diwisuda, Wagub Tekankan Awal Pengabdian

Momen wisuda kali ini menjadi tonggak bagi 106 santri yang telah menyelesaikan pendidikannya. Fadhlullah menekankan bahwa wisuda bukanlah titik akhir, melainkan gerbang awal untuk mengabdi kepada masyarakat luas.

Ia berpesan agar seluruh lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater, menghormati jasa para guru, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dalam setiap langkah pengabdiannya. Menurutnya, integritas keilmuan tanpa dibarengi akhlak mulia akan mudah goyah oleh tekanan zaman.

Kepada keluarga besar Dayah Terpadu Inshafuddin, Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata lembaga tersebut selama hampir tiga dekade. Ia menilai dayah ini konsisten melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki semangat pengabdian kepada agama, masyarakat, dan daerah.

Peran Strategis Dayah di Tengah Disrupsi Teknologi

Fadhlullah menambahkan, eksistensi dayah tidak bisa dipisahkan dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Aceh. Lembaga pendidikan ini dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan adab, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan yang sulit didapatkan dari pendidikan formal semata.

"Dayah tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter secara menyeluruh," ujarnya.

Pemerintah Aceh, lanjut Fadhlullah, berkomitmen terus mendukung penguatan pendidikan dayah sebagai salah satu pilar utama pembangunan SDM. Dukungan tersebut dinilai krusial agar lulusan dayah mampu bersaing di era modern tanpa kehilangan jati diri sebagai muslim yang berintegritas.

Ia pun berharap semakin banyak alumni dayah yang tampil sebagai ulama, akademisi, profesional, maupun pemimpin bangsa. Mereka diharapkan mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus menjadi teladan moral di tengah masyarakat.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: portalnusa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks