Pencarian

BMKG Sebut Asap Karhutla Kiriman Selimuti Aceh, Jarak Pandang Bandara Blangkejeren Turun jadi 1.000 Meter

Minggu, 18 Oktober 2026 • 11:31:01 WIB
BMKG Sebut Asap Karhutla Kiriman Selimuti Aceh, Jarak Pandang Bandara Blangkejeren Turun jadi 1.000 Meter
Kabut asap kiriman menyelimuti Aceh dan menurunkan jarak pandang di sejumlah bandara.

BANDA ACEH — Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Aceh Besar, Cucu Kusmayancu, menyatakan pantauan citra satelit hanya mendeteksi tiga titik panas berkategori sedang di Aceh, tepatnya di kawasan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Potensi kebakaran lokal dinilai berskala kecil sehingga belum terdeteksi satelit sebagai titik panas berkategori tinggi.

"Secara garis besar ini asap kiriman," ungkap Cucu, dikutip dari Antara.

Kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2,5 di wilayah Aceh secara umum masih bertahan pada kategori baik hingga sedang. Meski begitu, sebaran kabut asap mulai mengganggu jarak pandang di sejumlah bandar udara.

Lima Bandara Aceh Alami Penurunan Jarak Pandang

BMKG mencatat visibility di lima bandara merosot jauh dari batas normal di atas 10 kilometer. Berikut rinciannya:

  • Bandara Blangkejeren (Gayo Lues): 1.000 meter
  • Bandara Malikussaleh (Aceh Utara): 2.000 meter
  • Bandara Maimun Saleh (Sabang): 3.000 meter
  • Bandara Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh): 3.500 meter
  • Bandara Cut Nyak Dhien (Nagan Raya): 5.000 meter

Penurunan jarak pandang itu berpotensi mengganggu jadwal penerbangan di sejumlah rute. Operator bandara diminta memantau perkembangan cuaca secara berkala.

Warga Diminta Batasi Aktivitas Luar Ruangan

BMKG meminta warga membatasi aktivitas di luar ruangan serta mengenakan masker pelindung yang memadai saat bepergian. Pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, dan Polri juga didorong memperkuat koordinasi penanganan lapangan.

Pemantauan dinamika cuaca diminta terus dilakukan mengingat sebaran asap bisa berubah mengikuti arah angin.

Pangkalan Bun dan Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Secara nasional, sebaran asap karhutla masih mengepung mayoritas kawasan Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Maluku, hingga Papua. Asap bahkan dilaporkan melintas ke Semenanjung Malaysia dan Singapura.

Tingkat polusi udara paling parah berada di Kalimantan Tengah. Konsentrasi PM2,5 di Pangkalan Bun sempat menyentuh 374,8 mikrogram per meter kubik dan Palangka Raya mencapai 342,8 mikrogram per meter kubik, yang menempatkan keduanya dalam kategori berbahaya.

BMKG merekam 478 titik panas berkepercayaan tinggi. Konsentrasi terbanyak berada di Sumatera Selatan sebanyak 189 titik.

Titik panas di Kalimantan Tengah mengalami penurunan dari 485 titik menjadi 26 titik. Sebaran asap tipis yang sempat mengarah ke Jabodetabek dilaporkan mulai menjauh tanpa memengaruhi mutu udara permukaan.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: portalmedia.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks