Ketua TP PKK Aceh Kak Na Salurkan Mesin Jahit untuk Pengrajin di Simeulue, Tegaskan Pentingnya Pendampingan

Penulis: Ragil  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 14:34:01 WIB
Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir menyerahkan dua unit mesin jahit dan obras kepada pengrajin Desa Lhok Makmur, Simeulue, Rabu (5/8/2026).

SINABANG — Kelompok pengrajin Desa Lhok Makmur, Kabupaten Simeulue, kini memiliki peralatan produksi baru. Dua unit mesin jahit dan mesin obras resmi diserahkan Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, di Kantor Desa Lhok Makmur, Rabu (5/8/2026).

Bantuan yang bersumber dari Dinas Koperasi dan UKM Aceh ini diterima langsung oleh Ketua TP PKK Desa Lhok Makmur, Ermiliana. Penyerahan disaksikan Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris, Wakil Bupati Nusar Amin, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh T Adi Darma.

Pesan Kak Na: Mesin Bukan Sekadar Alat, Tapi Modal Budaya

Kak Na menekankan agar peralatan ini tidak dibiarkan menganggur. Ia meminta kelompok pengrajin memaksimalkan penggunaannya untuk menopang ekonomi keluarga.

"Semoga bantuan mesin jahit dan mesin obras ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pengrajin, sehingga bisa memberi nilai tambah secara ekonomi juga turut menjaga kelestarian adat budaya kita," ujar Kak Na dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Ia juga menyoroti pentingnya pendampingan. Kak Na meminta Ermiliana selaku Ketua TP PKK desa untuk aktif membimbing para pengrajin. Jika ada kendala, persoalan itu harus dikoordinasikan secara berjenjang ke TP PKK kecamatan, lalu ke kabupaten.

Pelatihan Dekranasda Menanti Pengrajin Simeulue Tahun Depan

Di hadapan para pengrajin, Kak Na membocorkan rencana pelatihan dari Dekranasda. Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung tahun depan dan menyasar pengrajin di Simeulue.

"Nanti pengrajin Desa Lhok Makmur juga harus didaftarkan untuk mengikuti pelatihan tersebut," sambungnya.

Ermiliana menyambut baik bantuan tersebut. Ia berjanji peralatan ini akan dipakai untuk mendukung aktivitas kelompok pengrajin dan membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga.

Usai Bantuan, Kak Na Tinjau Penilaian Gampong Mawaddah wa Rahmah

Setelah penyerahan bantuan, rangkaian kegiatan Kak Na berlanjut. Ia meninjau proses penilaian Gampong Mawaddah wa Rahmah (Gammawar) di lokasi yang sama. Program unggulan TP PKK Aceh ini menilai pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tingkat gampong.

Aspek yang dinilai mencakup kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, lingkungan hidup, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Gammawar juga menjadi instrumen pencegahan stunting melalui penguatan posyandu dan keberadaan Rumoh Gizi Gampong.

Penilaian tersebut mengacu pada data Dasawisma dan melibatkan empat kelompok kerja (Pokja) serta sekretariat TP PKK.

Kak Na Bagikan Tas Sekolah untuk Siswa TK Lhok Makmur

Kunjungan Kak Na diakhiri dengan menyambangi TK Desa Lhok Makmur. Di sana, ia membagikan paket tas sekolah kepada para siswa dan memberikan motivasi kepada para Bunda PAUD.

Kak Na mengapresiasi dedikasi para pendidik PAUD yang bekerja di wilayah terpencil dengan keterbatasan fasilitas. "Tetap semangat para Bunda PAUD di sini. Terima kasih atas dedikasinya dalam menjaga ananda kita di sini," tutupnya.

Reporter: Ragil
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top