BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh resmi mengumumkan pembukaan seleksi terbuka untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota dalam menerapkan sistem merit serta menciptakan transparansi dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan birokrasi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banda Aceh, Dra. Emila Sovayana, M.Si, menegaskan bahwa seleksi ini bertujuan untuk menjaring figur pimpinan yang inovatif dan memiliki integritas tinggi.
5 Posisi Strategis yang Dilelang
Berdasarkan Surat Panitia Seleksi Nomor: 02/PANSEL-JPT/II/2026, terdapat lima formasi Kepala Dinas dan Badan yang dibuka untuk diperebutkan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik:
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominsa)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim)
Mekanisme dan Tahapan Seleksi
Proses seleksi akan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, Jalaluddin, ST, selaku Ketua Panitia Seleksi, dengan melibatkan tim asesor profesional. Tahapan seleksi dirancang secara objektif yang meliputi:
Seleksi Administrasi.
Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural.
Penulisan Makalah.
Presentasi dan Wawancara Akhir.
Penelusuran Rekam Jejak Jabatan.
Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran
Seleksi ini terbuka bagi ASN yang memenuhi syarat kepangkatan, kualifikasi pendidikan, serta memiliki rekam jejak yang bersih. Berikut adalah detail pendaftarannya:
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Masa Pendaftaran | 6 Februari hingga 20 Februari 2026 |
| Metode Pendaftaran | Daring (Online) |
| Platform | Aplikasi ASN Karier (via akun ASN Digital) |
| Dokumen Wajib | Surat lamaran, DRH, izin dari PPK, dan dokumen pendukung lainnya |
"Harapan Bapak Walikota dan Wakil Walikota, melalui seleksi terbuka ini akan lahir pemimpin yang kompeten dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Banda Aceh," pungkas Emila Sovayana, Senin (9/2/2026).