BANDA ACEH — Pelaksanaan rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih di titik lokasi (tilok) Aceh 1 kini memasuki tahapan krusial. Sebanyak 2.000 peserta tercatat mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT) setiap harinya di Hotel The Pade, Banda Aceh.
Ujian massal ini terbagi ke dalam empat sesi jadwal yang berbeda. Setiap sesi menampung 500 peserta guna memastikan proses seleksi berjalan teratur dan sesuai kapasitas ruangan yang tersedia.
Prosedur Ketat dan Pemeriksaan Berlapis Cegah Kecurangan
Panitia menerapkan pengawasan intensif terhadap seluruh pelamar yang hadir di lokasi. Koordinator Tim Pelaksana CAT BKN Tilok Aceh 1, Wildan Yatim Ismail menegaskan bahwa seluruh rangkaian tes wajib mengikuti standar operasional prosedur (SOP) resmi dari BKN.
Sebelum memasuki ruang steril, para peserta harus melewati serangkaian tahapan verifikasi dokumen dan pengamanan. Hal ini dilakukan untuk menjaga integritas hasil ujian dan meminimalisir potensi praktik curang selama rekrutmen berlangsung.
“Sesuai dengan SOP pelaksanaan CAT, peserta sebelum masuk ruang ujian itu diperiksa berkas, kemudian penitipan barang, kemudian untuk memastikan tindak kecurangan kita juga melakukan body checking, lalu baru diberikan PIN untuk melakukan tes CAT-nya,” ujar Wildan, Sabtu (9/5/2026).
Kapasitas Ribuan Kursi Namun Tingkat Kehadiran Fluktuatif
Meskipun panitia telah menyediakan infrastruktur ujian untuk ribuan orang setiap harinya, data di lapangan menunjukkan tingkat kehadiran yang dinamis. Wildan mengungkapkan bahwa kursi yang tersedia tidak selalu terisi penuh oleh peserta pada setiap sesinya.
Kondisi ini tidak mengubah skema pengawasan yang telah ditetapkan. Petugas tetap melakukan pemeriksaan administrasi, penitipan barang, hingga pemeriksaan tubuh secara menyeluruh kepada setiap peserta yang datang.
Setelah melewati pemeriksaan fisik, peserta baru berhak mendapatkan PIN akses untuk memulai pengerjaan soal di perangkat komputer. Langkah bertahap ini menjadi kunci utama dalam menjamin transparansi seleksi Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Aceh.