PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menetapkan harga emas batangan stagnan di level Rp 2.839.000 per gram pada perdagangan Sabtu (9/5/2026). Angka ini bertahan meski harga emas dunia melonjak signifikan hingga menembus level psikologis baru di atas USD 4.722 per ounce. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi motor utama penggerak harga global, sementara pasar domestik cenderung merespons dengan hati-hati.
Stagnasi harga juga terjadi pada nilai beli kembali atau buyback emas Antam yang dipatok di angka Rp 2.644.000 per gram. Selisih harga jual dan buyback yang mencapai Rp 195.000 ini mencerminkan strategi manajemen risiko emiten pertambangan pelat merah tersebut di tengah volatilitas pasar global. Bagi investor, kestabilan harga domestik di akhir pekan ini memberikan ruang untuk melakukan kalkulasi ulang portofolio sebelum pasar dibuka kembali pada Senin mendatang.
Mengapa Harga Emas Dunia Melesat Tajam?
Kenaikan harga emas di pasar spot internasional hingga lebih dari 2 persen dalam sepekan terakhir dipicu oleh dinamika hubungan Iran dan Amerika Serikat. Meskipun sempat ada laporan kemajuan menuju kesepakatan damai, eskalasi agresi di akhir pekan justru membuat investor kembali memburu aset aman (safe haven). Emas spot terakhir diperdagangkan pada level USD 4.722,60 per ounce, sebuah angka yang tidak terduga oleh banyak analis pasar modal.
Kepala Divisi Logam di Britannia Global Markets, Neil Welsh, mengamati adanya pergeseran perilaku investor dalam merespons konflik Timur Tengah. "Yang menonjol adalah betapa kecilnya dampak gejolak terbaru terhadap sentimen risiko, yang menunjukkan investor memperlakukan episode ini sebagai hal yang terkendali," ujarnya. Kondisi ini membuat emas stabil bahkan saat harga minyak mentah WTI masih bertahan di bawah USD 100 per barel.
Perbandingan Harga di Pegadaian dan Hartadinata Abadi
Berbeda dengan Antam yang stagnan, pergerakan harga di outlet Pegadaian justru menunjukkan tren variatif. Emas cetakan Antam di Pegadaian mengalami koreksi tipis Rp 1.000 menjadi Rp 2.953.000 per gram. Sementara itu, produk dari Galeri24 dan UBS masing-masing bertahan di level Rp 2.833.000 dan Rp 2.892.000 per gram, menunjukkan adanya kompetisi harga yang ketat di level ritel.
Di sisi lain, PT Hartadinata Abadi Tbk menawarkan harga yang lebih kompetitif bagi konsumen. Emas 24 karat produksi emiten berkode HRTA ini dibanderol Rp 2.729.000 per gram pada hari yang sama. Perbedaan harga antar-penyedia ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk menyesuaikan anggaran investasi mereka, baik untuk tujuan jangka pendek maupun lindung nilai jangka panjang.
Daftar Harga Emas Batangan Hari Ini
Berikut adalah rincian harga emas Antam untuk beberapa pecahan yang tersedia di Gedung Antam per 9 Mei 2026:
- Pecahan 0,5 gram: Rp 1.469.500
- Pecahan 5 gram: Rp 14.010.000
- Pecahan 10 gram: Rp 27.940.000
- Pecahan 50 gram: Rp 139.205.000
- Pecahan 100 gram: Rp 278.260.000
- Pecahan 1.000 gram: Rp 2.779.600.000
Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa meskipun faktor geopolitik sangat dominan, fundamental ekonomi seperti terkendalinya harga energi turut mencegah kepanikan pasar yang berlebihan. Investor diharapkan tetap memantau perkembangan di Timur Tengah, mengingat emas masih berada dalam pola pergerakan yang dinamis sebelum benar-benar keluar dari fase konsolidasi.