BANDA ACEH — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga Aceh meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi selama tiga hari ke depan, mulai 10 hingga 12 Agustus 2026. Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul terdeteksinya bibit awan hujan yang tumbuh signifikan di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Aceh Timur.
Berdasarkan analisis BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang berpeluang terjadi di Aceh Timur pada dua hari berbeda dalam periode tersebut. Kondisi ini memerlukan perhatian ekstra, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor.
Daftar Wilayah Terdampak Hujan Lebat per Hari
BMKG merinci sebaran wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat secara spesifik per tanggal. Pada 10 Agustus, fenomena ini diprakirakan melanda enam kabupaten/kota di pesisir barat-selatan dan timur Aceh.
- 10 Agustus: Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Timur, dan Simeulue.
- 11 Agustus: Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Gayo Lues, Nagan Raya, dan Aceh Tengah.
- 12 Agustus: Aceh Timur kembali masuk daftar bersama Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues, dan Simeulue.
Selain hujan, BMKG juga mencatat potensi angin kencang yang perlu diantisipasi di Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Tengah selama periode 10–12 Agustus.
Pemicu: Belokan Angin dan Suhu Muka Laut yang Hangat
Secara meteorologis, peningkatan aktivitas hujan di wilayah Aceh dipicu oleh adanya daerah belokan angin serta konvergensi yang mendukung pertumbuhan awan konvektif. Kondisi ini diperkuat dengan terpantaunya suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera.
Suhu hangat tersebut meningkatkan proses penguapan dan menambah pasokan uap air di atmosfer. Akibatnya, pembentukan awan hujan menjadi lebih intensif di sebagian besar wilayah provinsi paling barat Indonesia ini.
Apa yang Harus Diwaspadai Warga Aceh Timur?
BMKG mengingatkan bahwa hujan deras dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada sore hingga malam hari. Warga yang beraktivitas di luar ruangan atau berkendara diminta ekstra hati-hati saat kondisi cuaca memburuk.
Potensi dampak yang perlu diantisipasi meliputi angin kencang, banjir, genangan air, pohon tumbang, hingga tanah longsor di daerah rawan. Khusus untuk Kabupaten Aceh Timur, kewaspadaan paling tinggi diperlukan pada Senin (10/8) dan Rabu (12/8/2026) karena wilayah tersebut secara eksplisit tercantum dalam peringatan dini BMKG.