Pencarian

23 Anak Aceh Penerima Beasiswa BMA-ITC Kini Kerja di Hotel Malaysia, Ini Tempatnya

Jumat, 14 Agustus 2026 • 14:45:01 WIB
23 Anak Aceh Penerima Beasiswa BMA-ITC Kini Kerja di Hotel Malaysia, Ini Tempatnya
anak Aceh penerima beasiswa BMA-ITC kini bekerja di hotel dan restoran di Malaysia sambil melanjutkan pendidikan.

BANDA ACEH — Program beasiswa vokasi perhotelan yang digagas Baitul Mal Aceh (BMA) bersama International Tourism College (ITC) Aceh menunjukkan hasil nyata. Sebanyak 23 anak Aceh kini tercatat bekerja di sejumlah hotel dan restoran di Malaysia sambil melanjutkan pendidikan di negara tersebut.

Direktur ITC Aceh, Muhammad Nasir, menyampaikan capaian itu dalam laporan pelaksanaan program sekaligus evaluasi dan pembahasan keberlanjutan kerja sama antara BMA dan ITC Aceh, Kamis (13/8/2026). Para penerima manfaat tersebut tersebar di berbagai tempat, seperti Tune Aeropolis Sepang, Tune KLIA Sepang, TP Golf Resort Johor, hingga Ruma Hotel Kuala Lumpur.

Dari 39 Mahasiswa Angkatan 2025-2026, Ini Sebaran Tempat Kerjanya

Selain di hotel-hotel besar, beberapa alumni juga bekerja di restoran seperti JP&CO Sunway Pyramid, Restaurant Muffin Seremban, dan Restaurant Bangkok Wok Seremban. Mereka adalah bagian dari 39 penerima manfaat pada periode ketiga tahun 2025–2026.

Program ini sebenarnya sudah berjalan sejak 2021. Pada periode pertama (2021–2022) ada 17 penerima, lalu periode kedua (2023–2024) sebanyak 19 penerima. Total puluhan anak Aceh telah merasakan manfaat program yang dirancang untuk menyiapkan tenaga kerja kompeten di bidang pariwisata dan perhotelan.

Prioritas Baru: Anak Korban Konflik dan Terdampak Musibah

Dalam pertemuan tersebut, BMA dan ITC juga mengevaluasi mekanisme seleksi penerima beasiswa untuk periode mendatang. Muhammad Nasir mengusulkan agar prioritas diberikan kepada anak dari keluarga korban konflik, anak yang terdampak musibah, serta mereka yang memiliki kemauan kuat untuk melanjutkan pendidikan.

“Alhamdulillah, anak-anak kita tidak hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi juga mendapat kesempatan bekerja di industri perhotelan Malaysia. Ini menjadi pengalaman penting untuk membangun kompetensi dan masa depan mereka,” kata Nasir.

Abon Yunus: Bukti Zakat Membuka Jalan Masa Depan

Ketua Badan BMA, Tgk. H. Muhammad Yunus M. Yusuf atau Abon Yunus, mengapresiasi capaian para penerima beasiswa. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan pengelolaan zakat dan infak tidak berhenti pada pemberian pendidikan, tetapi mampu membuka peluang kerja dan penghasilan bagi penerima manfaat.

“Kami sangat bersyukur dan bangga melihat anak-anak yang dahulu mendapatkan beasiswa dari Baitul Mal Aceh kini sudah memiliki pekerjaan dan penghasilan. Ini menunjukkan bantuan yang diberikan tidak berhenti pada pendidikan, tetapi mampu membuka jalan bagi masa depan mereka,” ujar Abon Yunus.

Ia berharap para alumni yang sukses dapat menjaga nama baik Aceh di luar negeri. Lebih dari itu, mereka diharapkan kelak bisa berbagi kembali melalui zakat, infak, maupun sedekah sesuai kemampuan masing-masing.

“Dulu mereka dibantu, setelah berhasil diharapkan membantu pula orang lain. Dengan begitu, manfaat beasiswa ini akan terus berputar dan semakin banyak anak Aceh yang mendapat kesempatan mengubah masa depannya,” pungkasnya.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediasatunews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks