BANDA ACEH — Angka kemiskinan di Aceh kembali berbalik arah setelah tiga tahun berturut-turut menunjukkan tren penurunan. Data terbaru BPS Provinsi Aceh mencatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 mencapai 713,78 ribu orang, bertambah sekitar 10,40 ribu orang dibandingkan September 2025.
Agus Andria, dalam konferensi pers virtualnya, Rabu (5/8/2026), menyampaikan bahwa secara persentase, angka kemiskinan naik dari 12,22 persen menjadi 12,34 persen. Kenaikan ini memutus rentetan penurunan yang berlangsung sejak September 2022.
Garis Kemiskinan Naik 3,83 Persen dalam Enam Bulan
Faktor utama peningkatan ini adalah melonjaknya garis kemiskinan, yaitu batas pengeluaran minimum yang digunakan BPS untuk menentukan status miskin. Pada Maret 2026, garis kemiskinan Aceh tercatat sebesar Rp742.464 per kapita per bulan.
Angka tersebut naik 3,83 persen dibandingkan periode September 2025. Artinya, kebutuhan minimum masyarakat untuk hidup layak mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam kurun waktu enam bulan terakhir.
Makanan Masih Menjadi Beban Utama Warga
Dari total garis kemiskinan tersebut, komponen makanan menyumbang porsi terbesar, yakni 76,86 persen. Sementara itu, komponen nonmakanan hanya berkontribusi sebesar 23,14 persen terhadap garis kemiskinan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat Aceh masih sangat rentan terhadap fluktuasi harga pangan. Ketika harga kebutuhan pokok naik, kemampuan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar ikut tergerus.
Kenaikan Terjadi di Seluruh Wilayah, Perdesaan Paling Terdampak
BPS mencatat kenaikan garis kemiskinan terjadi merata, baik di perkotaan maupun perdesaan. Di wilayah perkotaan, garis kemiskinan tercatat sebesar Rp783.774 per kapita per bulan, naik 3,65 persen dibandingkan September 2025.
Sementara itu, wilayah perdesaan mencatat kenaikan lebih tinggi, yaitu 3,86 persen, dengan garis kemiskinan mencapai Rp719.868 per kapita per bulan. Agus Andria menjelaskan bahwa perubahan angka ini mencerminkan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar yang cenderung menurun.