ACEH TENGAH — Tangan Sertu Firman Wahyudi cekatan memasukkan media tanam ke puluhan polibag di Desa Sintef, Kecamatan Bintang, Sabtu (8/8/2026). Personel TNI AD dari Koramil 04/Bintang ini tak segan ikut bekerja di samping para petani untuk menyiapkan bibit kopi unggulan sebelum dipindahkan ke lahan perkebunan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan aparat teritorial terhadap program ketahanan pangan nasional. Kopi menjadi komoditas strategis yang menjadi tulang punggung ekonomi warga di dataran tinggi Gayo, dan kualitas bibit sangat menentukan hasil panen ke depan.
Pendampingan Penuh dari Persiapan Hingga Penanaman
Sertu Firman Wahyudi menuturkan, kehadirannya di tengah kelompok tani bukan sekadar seremonial. Pendampingan dilakukan sejak tahap penyemaian, perawatan bibit, hingga nantinya proses penanaman di lahan milik warga.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi kopi serta mendukung kesejahteraan masyarakat," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Babinsa juga berperan aktif membantu petani memastikan media tanam dalam polibag memiliki komposisi yang tepat. Hal ini penting agar pertumbuhan bibit optimal dan siap tanam saat musim hujan tiba.
Mempererat Sinergi TNI dan Rakyat
Di luar aspek teknis pertanian, pendampingan ini memiliki nilai sosial yang tak kalah penting. Interaksi langsung antara Babinsa dan warga desa binaan menjadi sarana efektif untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kegiatan gotong royong semacam ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah petani juga menjadi saluran komunikasi cepat jika warga menghadapi kendala di lapangan, baik soal teknis budidaya maupun persoalan lain di wilayah binaan.
Kopi Gayo sendiri dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan dengan reputasi kelas dunia. Dengan pendampingan yang konsisten sejak dari pembibitan, kualitas dan kuantitas produksi diharapkan terus meningkat, seiring membaiknya kesejahteraan petani di Kecamatan Bintang.