Pencarian

Kepala Biro Isra Setda Aceh Perkenalkan Konsep GLUE untuk Perkuat Birokrasi, Begini Maknanya

Senin, 10 Agustus 2026 • 22:51:31 WIB
Kepala Biro Isra Setda Aceh Perkenalkan Konsep GLUE untuk Perkuat Birokrasi, Begini Maknanya
Kepala Biro Isra Setda Aceh Dr. Yusrizal Zainal menyampaikan arahan soal konsep GLUE saat apel pagi di halaman Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (10/8/2026).

BANDA ACEH — Dr. Yusrizal Zainal menegaskan bahwa organisasi pemerintahan tidak bisa lagi hanya mengandalkan penyelesaian pekerjaan rutin. Di hadapan para aparatur saat apel pagi di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin (10/8/2026), ia menyebut tuntutan terhadap birokrasi semakin tinggi dan setiap unit kerja harus memiliki tujuan yang jelas serta kepemimpinan yang bertanggung jawab.

“Kita perlu terus menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari organisasi pemerintahan,” ujarnya di hadapan para ASN.

Empat Pilar GLUE: Dari Tujuan hingga Eksekusi

Kerangka GLUE yang diperkenalkan Yusrizal bukan sekadar jargon. Ia merinci empat unsur yang saling terkait dan menjadi fondasi birokrasi modern. Unsur pertama adalah Goal atau tujuan. Menurutnya, organisasi yang bergerak tanpa memahami arah akan mudah kehilangan fokus dan terjebak dalam rutinitas yang tidak produktif.

“Gerak tanpa tujuan akan kehilangan arah. Karena itu, organisasi yang telah memiliki tujuan yang jelas sebenarnya telah menyelesaikan salah satu tugas awal yang paling penting,” kata Yusrizal.

Dengan tujuan yang jelas, aparatur dapat membedakan pekerjaan yang berdampak langsung bagi masyarakat dengan aktivitas yang hanya menghabiskan energi. Ini menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas di tengah banyaknya program yang berjalan.

Kepemimpinan di Setiap Level, Bukan Sekadar Menunggu Instruksi

Unsur kedua adalah Leadership. Yusrizal menekankan bahwa kepemimpinan tidak hanya milik mereka yang duduk di posisi tertinggi. Pada setiap tingkatan, setiap pegawai memiliki peran kepemimpinan sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawabnya masing-masing.

“Pada setiap level sebenarnya ada leader. Kepemimpinan berarti berani mengambil tanggung jawab penuh terhadap apa yang menjadi kewenangannya, bukan sekadar menunggu arahan,” jelasnya.

Cara pandang ini dinilai penting untuk membangun birokrasi yang responsif. Setiap pejabat maupun staf diharapkan memiliki rasa kepemilikan terhadap tugas, sehingga kualitas organisasi sangat ditentukan oleh kualitas tanggung jawab individu di dalamnya.

Unity: Kunci Mengubah Potensi ASN Aceh Menjadi Kekuatan

Prinsip ketiga yang menjadi inti dari arahan kali ini adalah Unity, yang mencakup kesatuan, integrasi, sinergi, dan koordinasi. Yusrizal mengingatkan bahwa memiliki banyak sumber daya dan orang-orang kompeten tidak otomatis membuat organisasi kuat apabila semua berjalan sendiri-sendiri.

“Unity-lah yang mengubah potensi menjadi kekuatan,” tegasnya.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya mengurangi ego sektoral. Dalam pemerintahan, banyak persoalan masyarakat yang tidak bisa diselesaikan oleh satu unit kerja saja, sehingga kemampuan mengintegrasikan berbagai sumber daya antarbiro, antarbagian, dan antarpegawai menjadi krusial.

Eksekusi dan Pertanggungjawaban Seorang ASN

Unsur terakhir adalah Execution. Yusrizal mengingatkan bahwa rencana yang baik, dokumen tebal, dan rapat panjang tidak akan menghasilkan perubahan tanpa pelaksanaan yang nyata di lapangan.

“Pada akhirnya, sesuatu yang kita rencanakan baru akan dirasakan manfaatnya ketika sampai pada tahap eksekusi dan dieksekusi dengan baik,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa birokrasi harus memiliki budaya menuntaskan pekerjaan, bukan berhenti pada tahap perencanaan. Di akhir arahannya, Yusrizal mengingatkan bahwa menjadi ASN adalah amanah yang memiliki konsekuensi administratif dan sosial. Bagi seorang Muslim, amanah ini bahkan memiliki dimensi pertanggungjawaban di dunia dan akhirat, sehingga kerangka GLUE menjadi pendekatan sederhana untuk menjaga fokus pada pelayanan publik.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediasatunews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks