Pencarian

Kepala Lapas Banda Aceh Berganti, Ramdani Boy Gantikan Yan Rusmanto yang Purna Tugas

Rabu, 17 Juni 2026 • 10:30:31 WIB
Kepala Lapas Banda Aceh Berganti, Ramdani Boy Gantikan Yan Rusmanto yang Purna Tugas
Ramdani Boy resmi menjabat Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggantikan Yan Rusmanto.

BANDA ACEH — Kepemimpinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh resmi bertransisi. Ramdani Boy, S.H., M.H., secara resmi dilantik sebagai Kepala Lapas yang baru, menggantikan Yan Rusmanto yang telah memasuki masa purna tugas. Prosesi serah terima jabatan ini digelar di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, menandai estafet kepemimpinan di unit pelaksana teknis pemasyarakatan tersebut.

Awal Mula: Tradisi Estafet Kepemimpinan di Ditjenpas

Pergantian pucuk pimpinan di Lapas Kelas IIA Banda Aceh merupakan bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Yan Rusmanto, yang sebelumnya menjabat, telah mengakhiri masa tugasnya dan memasuki masa pensiun. Posisi yang ditinggalkannya kemudian diisi oleh Ramdani Boy, seorang aparatur sipil negara yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman di bidang pemasyarakatan.

Proses serah terima jabatan ini bukan sekadar acara seremonial. Lebih dari itu, momen ini menjadi titik awal bagi kepemimpinan baru untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta menghadirkan inovasi dalam pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Aceh.

Proses: Bagaimana Suksesi Berlangsung?

Prosesi serah terima jabatan berlangsung khidmat di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh. Dalam acara tersebut, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan memori jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru. Momen ini disaksikan oleh para pejabat struktural di lingkungan Kanwil Kemenkumham Aceh serta perwakilan dari instansi terkait.

Dalam sambutannya, Ramdani Boy menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pengabdian dan program-program yang telah dirintis oleh pendahulunya. Ia menekankan komitmennya untuk menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan di Lapas Banda Aceh. "Saya siap melanjutkan pengabdian yang telah dibangun dengan baik oleh Pak Yan Rusmanto. Tugas kami adalah melanjutkan, bukan memulai dari nol," ujar Ramdani Boy dalam kesempatan tersebut.

Apa Langkah Berikutnya untuk Lapas Banda Aceh?

Dengan kepemimpinan baru, publik menantikan langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk meningkatkan tata kelola pemasyarakatan di Aceh. Ramdani Boy dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari upaya pengentasan kelebihan kapasitas hunian, peningkatan program rehabilitasi bagi narapidana kasus narkotika, hingga penguatan sistem keamanan untuk mencegah peredaran barang terlarang di dalam lapas.

Kalangan pegiat hak asasi manusia dan pemerhati pemasyarakatan berharap, kepemimpinan Ramdani Boy dapat membawa angin segar bagi sistem pembinaan yang lebih humanis dan efektif. Fokus pada reintegrasi sosial WBP dan peningkatan keterampilan vokasional diharapkan menjadi prioritas, sehingga para narapidana yang telah selesai menjalani masa hukuman dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih produktif.

Ke depan, seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh di bawah komando Ramdani Boy akan terus berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh untuk mengimplementasikan berbagai program prioritas nasional di bidang pemasyarakatan. Masa transisi ini diyakini tidak akan mengganggu operasional pelayanan dan pembinaan yang selama ini telah berjalan di lembaga pemasyarakatan tersebut.

Bagikan
Sumber: metronusantaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks