Pencarian

Kapolda Aceh Buka Diktukba Bintara Polri 2026, 120 Peserta Didik Siap Jalani Pendidikan Lima Bulan di SPN Aceh Besar

Senin, 20 Juli 2026 • 18:45:01 WIB
Kapolda Aceh Buka Diktukba Bintara Polri 2026, 120 Peserta Didik Siap Jalani Pendidikan Lima Bulan di SPN Aceh Besar
Kapolda Aceh membuka Diktukba Bintara Polri TA 2026 di SPN Polda Aceh, Aceh Besar, Senin (20/7/2026).

ACEH BESAR — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memimpin upacara pembukaan Diktukba Bintara Polri TA 2026 di SPN Polda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Senin (20/7/2026). Sebanyak 120 peserta didik yang telah lolos seleksi kompetitif mengikuti pendidikan ini.

Dalam kesempatan itu, Kapolda meresmikan nama batalyon peserta didik, yakni Batalyon "Rawindra Sakti". Nama ini diharapkan menjadi identitas sekaligus penyemangat bagi para calon bintara untuk menanamkan keberanian, ketangguhan, dan disiplin selama pendidikan hingga nanti bertugas.

Peserta Didik Diminta Manfaatkan Pendidikan dengan Sungguh-Sungguh

Dalam sambutannya, Kapolda membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri. Ia menyampaikan selamat kepada para peserta yang telah melewati seleksi ketat dan mengingatkan mereka untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

"Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ikuti seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Kapolda.

Menurutnya, Diktukba merupakan tahapan strategis mencetak SDM Polri yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap tantangan tugas yang semakin kompleks. Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari selesainya materi, tetapi juga dari kemampuan peserta menguasai ilmu, menyelesaikan masalah, bekerja sama, serta menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai luhur Polri.

Pendidikan yang Keras Tak Harus Kasar

Kapolda juga mengingatkan para tenaga pendidik dan pengasuh agar membina peserta didik secara profesional, objektif, dan adil. Ia menekankan pentingnya lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan serta perundungan.

"Pendidikan yang keras tidak harus dilakukan dengan cara yang kasar. Latihan yang berat tidak boleh menghilangkan nilai-nilai kemanusiaan. Ketegasan harus membentuk karakter, bukan menumbuhkan dendam," tegasnya.

Ia berpesan agar peserta didik tidak mudah menyerah menghadapi tantangan. "Apabila merasa lelah, ingatlah kembali tujuan saudara datang ke tempat ini. Ingat doa dan harapan orang tua serta keluarga yang ingin melihat saudara berhasil menjadi anggota Polri yang membanggakan," tambah Kapolda.

Batalyon Rawindra Sakti: Semangat Baru bagi Calon Bhayangkara

Upacara pembukaan dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Iskandar ZA, para pejabat utama Polda Aceh, serta Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ruddi Setiawan bersama jajarannya.

Melalui Diktukba Bintara Polri TA 2026 ini, diharapkan lahir generasi Bhayangkara Presisi yang berkarakter kuat, profesional, dan adaptif. Dengan semangat Batalyon Rawindra Sakti, para peserta didik diharapkan mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum secara optimal guna mendukung situasi keamanan yang kondusif di Aceh.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: noa.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks