Pencarian

Dana Desa di Aceh Baru Tersalur 81,88 Persen, DPMG Minta 2.039 Gampong Percepat Pencairan Tahap Dua

Jumat, 07 Agustus 2026 • 13:11:31 WIB
Dana Desa di Aceh Baru Tersalur 81,88 Persen, DPMG Minta 2.039 Gampong Percepat Pencairan Tahap Dua
Realisasi penyaluran dana desa reguler di Aceh mencapai 81,88 persen atau Rp1,458 triliun hingga 6 Agustus.

BANDA ACEH — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh mencatat realisasi penyaluran dana desa reguler telah mencapai Rp1,458 triliun hingga 6 Agustus. Angka tersebut setara 81,88 persen dari pagu yang ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun untuk tahun anggaran 2026.

Kepala DPMG Aceh, Iskandar, menyebutkan penyaluran dana desa terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama telah rampung 100 persen dengan nilai Rp753,6 miliar yang menjangkau seluruh 6.497 gampong.

Masih Ada 2.039 Gampong yang Belum Cair Tahap Kedua

Untuk tahap kedua, realisasi baru mencapai Rp704,8 miliar atau 39,57 persen dari total alokasi. Dana tersebut baru tersalurkan kepada 4.458 gampong, atau 68,62 persen dari keseluruhan desa di Aceh.

"Penyaluran tahap pertama semua desa sudah menerima (100 persen), sedangkan tahap dua baru kepada 4.458 desa," ujar Iskandar di Banda Aceh, Jumat.

9 Kabupaten/Kota Tuntas Lebih Dulu

Sebanyak sembilan kabupaten/kota tercatat telah menuntaskan penyaluran dana desa hingga 100 persen untuk dua tahap. Mereka adalah Simeulue, Sabang, Aceh Barat Daya, Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Singkil, Nagan Raya, Aceh Jaya, dan Aceh Tengah.

"Kita memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota yang telah mencapai 100 persen, kita berharap segera diikuti oleh daerah lainnya," kata Iskandar.

Prioritas Penggunaan: BLT hingga Ketahanan Pangan

Dana desa reguler difokuskan untuk membiayai sejumlah program prioritas di tingkat gampong. Beberapa di antaranya bantuan langsung tunai (BLT), ketahanan pangan, layanan kesehatan, penanganan perubahan iklim, teknologi informasi, serta dukungan implementasi KDMP.

Iskandar mengingatkan aparatur gampong yang belum menerima dana tahap kedua untuk segera mempercepat proses pencairan. Hal ini penting agar anggaran bisa dimanfaatkan untuk kegiatan prioritas masing-masing desa.

"Kita harapkan, dana yang telah diterima benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan dikelola secara transparan, serta peruntukannya sesuai program yang telah ditentukan," demikian Iskandar.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks