Pencarian

Timnas Putri Indonesia Lawan Singapura di Garuda Championship Series: Mochizuki Waspadai Pelatih Lawan yang Berkualitas

Rabu, 03 Juni 2026 • 04:05:01 WIB
Timnas Putri Indonesia Lawan Singapura di Garuda Championship Series: Mochizuki Waspadai Pelatih Lawan yang Berkualitas
Skuad Garuda Pertiwi bersiap menghadapi Singapura di laga perdana Women’s Garuda Championship Series.

ACEH — Laga tanpa penonton di Stadion SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, akan menjadi panggung bagi Skuad Garuda Pertiwi untuk mengukur kemampuan. Kick-off dijadwalkan pukul 19.00 WIB, Rabu (3/6/2026). Ini adalah partai pertama dari rangkaian Women’s Garuda Championship Series.

Fokus pada Pengalaman, Bukan Sekadar Hasil Akhir

Pelatih asal Jepang, Satoru Mochizuki, menegaskan bahwa pertandingan ini bukan sekadar soal kemenangan. Ia melihatnya sebagai laboratorium bagi para pemain untuk menimba pengalaman berharga di level internasional.

“Dengan adanya pertandingan internasional seperti ini, kami berharap para pemain mendapatkan pengalaman yang berharga dan bisa berkembang jauh lebih baik lagi,” ujar Mochizuki di Paviliun Hotel, Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).

Persiapan Panjang dan Ancaman dari Pelatih Sahabat

Mochizuki mengaku persiapan timnya sudah matang. Skuad Garuda Pertiwi telah menjalani pemusatan latihan sejak awal Mei 2026. Namun, ia tak ingin jemawa. Ancaman justru datang dari bangku pelatih lawan.

“Pelatih Singapura teman baik saya. Dia pelatih yang bagus, jadi kami harus berhati-hati,” imbuh Mochi, sapaan akrabnya, mengingatkan potensi kejutan dari tim tamu.

Atmosfer Sepi, Beban Mental Berkurang

Ketiadaan penonton di stadion menjadi situasi yang tak biasa. Mochi mengakui atmosfer akan terasa kurang sempurna. “Kehadiran penonton merupakan salah satu faktor penting yang melengkapi sebuah pertandingan,” tegasnya.

Namun, ia memilih melihat sisi positifnya. Tanpa sorakan dan tekanan dari tribun, para pemain mudanya diharapkan bisa tampil lebih lepas. “Kalau ada penonton biasanya pemain lebih nervous. Tapi kali ini tidak ada, mungkin pemain akan bermain lebih lepas,” pungkas Mochi.

Misteri Gaya Main Singapura

Hingga sehari menjelang pertandingan, Mochi belum bisa memprediksi secara pasti gaya permainan yang akan ditampilkan Singapura. Ia menilai sepak bola putri di Asia Tenggara terus berkembang dan setiap tim punya potensi kejutan.

“Kami belum tahu persis mereka akan bermain seperti apa. Indonesia juga masih dalam fase berkembang. Melalui pertandingan ini, diharapkan kami bisa terus jadi lebih baik,” tutup pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

Bagikan
Sumber: bola.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks