ACEH BESAR — Rumah sekaligus warung sarapan milik Mudahan (49) di Gampong Kling Meuria, Kecamatan Baitussalam, rusak setelah atapnya diterjang angin kencang, Rabu (5/8/2026) sore. Bangunan semi permanen di Jalan Laksamana Malahayati itu ditinggali satu keluarga berjumlah lima jiwa.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menyebut kerusakan yang terjadi tergolong ringan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Laporan Masuk ke Pusdalops Sore Hari
Informasi mengenai kerusakan ini baru diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Besar pada pukul 16.40 WIB. Laporan tersebut datang dari Posko Siaga Darurat Kekeringan BPBD Aceh Besar.
Petugas Pusdalops yang menerima laporan langsung bergerak melakukan pendataan. Hasil pendataan menunjukkan bangunan yang terdampak tidak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi lokasi usaha jualan sarapan pagi milik keluarga Mudahan.
BPBD Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem
Ridwan menuturkan, pihaknya terus memantau dampak cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Aceh Besar. Pendataan terhadap rumah maupun bangunan lain yang terdampak angin kencang terus dilakukan agar penanganan bisa disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
BPBD Aceh Besar mengimbau warga, khususnya yang menempati bangunan semi permanen atau tinggal di kawasan rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan deras yang disertai angin kencang.